Wara Keluhkan Jalan Rusak di Kurusumange Maros, Tidak Pernah Diaspal

Warga setempat tidak memiliki akses lain saat akan keluar ke kota, kecuali melintasi kubangan.

Wara Keluhkan Jalan Rusak di Kurusumange Maros, Tidak Pernah Diaspal
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Jalan rusak Dusun Majannang, Desa Kurusumange, Tanralili, Maros, mengeluhkan adanya sejumlah kubangan yang berada di badan jalan, Selasa (17/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

 TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Warga Bentoel Borong Jatia, Dusun Majannang, Desa Kurusumange, Tanralili, Maros, mengeluhkan adanya sejumlah kubangan yang berada di badan jalan, Selasa (17/4/2018).

Seorang warga, Radi mengatakan, kerusakan jalan di kampungya tidak pernah diperbaiki oleh pihak Desa mapun Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maros. Hal tersebut membuat kerusakan semakin parah.

Sepanjang jalan di Desa tersebut akan digenagi air saat hujan mengguyur. Warga yang melintas dengan menggunakan kendaraan, pasti kewalahan dan berpotensi kecelakaan.

"Puluhan tahun, jalan kami tidak pernah tersentuh perbaikan. Makanya banyak kubangan di jalan Desa. Kalau hujan, air tergenang dan jalan berlumpur. Hal itu membuat jalan licin," kata Radi 

Radi mengaku kecewa dengan pembiaran tersebut. Selama ini, pemerintah hanya membangun dan memperbaiki jalan, di sekitar kota Kabupaten dan Kecamatan.

Sementara jalan Desa dibiarkan mengalami kerusakan parah. Warga setempat tidak memiliki akses lain saat akan keluar ke kota, kecuali melintasi kubangan.

"Sekarang sudah tidak hujan, tapi air masih tergenang di jalan. Makanya berlumpur. Pembangunan mungkin tidak dilakukan untuk daerah yang jauh dari kota, seperti di Desa kami," katanya. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved