Pilwakot Palopo 2018

Terkait Laporan Warganya di Panwaslu Palopo, Ini Kata Petahana Judas Amir

Keputusan itu berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan terhadap laporan yang masuk dan hasil kajian panwaslu.

Terkait Laporan Warganya di Panwaslu Palopo, Ini Kata Petahana Judas Amir
hamdan/tribunpalopo.com
Pasangan Calon Wali kota dan Wakil Wali Kota Palopo nomor urut 1, Judas Amir - Rahmat Masri Bandaso (JUARA) 

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Azis Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palopo memutuskan petahana Wali Kota Palopo Judas Amir melanggar pasal 71 ayat 2 Undang-Undang No 10 tahun 2016.

Keputusan itu berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan terhadap laporan yang masuk dan hasil kajian panwaslu.

Dasarnya, Pasal 71 ayat 2 UU No 10 tahun 2016 yang  berbunyi, gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati dan wali kota atau wakil wali kota dilarang melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan dari Menteri.

Konsekuensi pelanggaran pasal diatas sangatlah berat.

Baca: Malam-malam, Massa Judas Amir Kepung Kantor Panwaslu Palopo

Pasalnya, calon kepala daerah bersama calon wakilnya dapat dibatalkan atau didiskualifikasi.

Judas dilaporkan oleh warga Jl Sungai Rongkong, Kelurahan Sabbamparu, Kecamatan Wara Utara, Palopo bernama Hamsah.

Laporannya seputar mutasi yang dilakukan Judas.

Terkait laporan itu, Judas angkat bicara.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help