Pilwali Parepare

Taufan Pawe: Kami Takut Ambil Kebijakan karena Deskresi Multitafsir

Ia pun berharap ada kesamaan kesamaan pandang dan rumusan dan segenap aparatur hukum.

Taufan Pawe: Kami Takut Ambil Kebijakan karena Deskresi Multitafsir
handover
Ketua DPD II Golkar Parepare, Taufan Pawe 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Calon Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengungkapkan Pemerintah takut mengambil kebijakan karena deskresi itu multitafsir.

"Ada namanya diskresi, tapi kenyataanya diskresi itu multitafsir, pemerintah lain, Kejati lain, KPK lain, tapi diskresi harus dipahami oleh semua kepala daerah," kata Taufan dalam Pembekalan Calon Kepala Daerah dan Penyelenggara Pilkada dalam rangka Mewujudkan Pilkada Berintegritas Provinsi Sulsel di Ruang Pola, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Selasa (17/4/2018).

Ia pun berharap ada kesamaan kesamaan pandang dan rumusan dan segenap aparatur hukum.

"Karena Pemerintah itu bukan cuman eksekutif dan legislatif tapi TNI/Polri juga masuk," katanya.

Ketua Partai Golkar Parepare ini juga mengungkapkan pemerintah daerah dan pusat galau dengan rendahnya serapan anggaran.

"Pak Presiden Jokowi galau dan sampai mencak-mencak karena serapan anggaran kurang. Kami takut mengambil kebijakan yang nanti berujung dikriminalisasi.

Sehingga, dia pun memberikan masukan supaya ada rembuk menafsirkan masalah diskresi.

"Rembuk integritas, khusus nya terproteksi karena asas pemerintahan yang baik pro rakyat. Ada forum yang menguji dulu pak," katanya. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help