SKTB, Program Pendidikan Gowa 'Tak Mengenal Tinggal Kelas'

Pelajar akan tetap lanjut tingkat kelasnya meski ada mata pelajaran sebelumnya tidak lulus.

SKTB, Program Pendidikan Gowa 'Tak Mengenal Tinggal Kelas'
Wa Ode Nurming/Tribun Timur
Kepala Dinas Pendidikan Gowa dr Salam 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) adalah program pendidikan yang lahir di masa Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo.

Program ini disebut sistem yang tidak mengenal tinggal kelas.

Artinya, pelajar di Gowa akan tetap lanjut tingkat kelasnya meski ada mata pelajaran di kelas sebelumnya tidak sesuai standar kompetensi artinya tidak lulus.

"Tapi hal itu tidak serta merta membuat peserta didik tidak menyelesaikan tanggungannya untuk mata pelajaran tersebut. Maksudnya dia akan tetap melanjutkan ditingkat berikut tapi juga wajib menyelesaikan mata pelajaran yang tidak dia luluskan di tingkat sebelumnya. Disini kadang orang tidak mengerti bagaimana teknisnya," ujar Kadis Pendidikan Gowa, dr. Salam, Selasa (17/4/2018).

Kewajiban peserta didik menyelesaikan kompetensi dasar pada mata pelajaran yang tidak sesuai standar, akan dibantu oleh seorang guru.

"Jika ada peserta didik mendapat nilai rendah maka mereka harus mendapatkan bantuan dari guru agar peserta didik mencapai nilai KKM atau diatasnya. Dan diistilahkan sebagai pembelajaran remedial," lanjutnya.

Atas dasar itulah SKTB menerima penghargaan secara nasional exellence service atau layanan terbaik oleh Kemendikbud.

Yang bahkan membuat Gowa diundang oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Universitas Surya di Banten pada Maret lalu untuk membahas tentang Gowa Kabupaten Pendidikan dan yang menjadi fokus bahasan diantaranya adalah SKTB.

"kita patut berbangga karena gagasan ide SKTB dan inovasi pendidikan lainnya yang lahir di Gowa kini menjadi percontohan pendidikan secara nasional. Ini sebuah fakta yang bukan dikarang-karang. Dan dalam waktu dekat ini, saya atasnama Pemerintah Kabupaten Gowa juga diundang oleh Barito Kalimantan Selatan untuk berbicara tentang inovasi pendidikan Kabupaten Gowa," tambahnya.

Penerapan SKTB di Gowa ini juga diakui seorang warga BTN Gowa Sarana Indah, Sungguminasa, Nurhayati.

Dirinya mengaku sangat bangga anak-anaknya dapat bersekolah di Kabupaten Gowa.

"Alhamdulillah semua anak saya yang bersekolah diGowa ini lulus dengan nilai yang baik, dari SD, SMP dan SMA. Anak saya semuanya cerdas, dan pintar, itu karena penerapan sistem belajar mengajar di Gowa menurutku berjalan baik, Terima kasih Bapak Ichsan Yasin Limpo karena mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan," kata ibu rumah tangga itu

Selain itu Nurhayati Juga mengungkapkan selama anaknya bersekolah tidak ada sama sekali biaya-biaya yang dibebankan pihak sekolah kepadanya.

"semuanya digratiskan mulai dari pendaftaran hingga tamat sekolah. Tentunya ini suatu kesyukuran bagi kami dan kita berharap hal ini terus dipertahankan," ujarnya.

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help