Pekan Depan, Kepsek Cabul Hadirkan Saksi Meringankan

SS merupakan oknum Kepala Sekolah disalah satu SD di Makassar. Sementara korbanya adalah muridnya sendiri yaitu IL dan SD.

Pekan Depan, Kepsek Cabul Hadirkan Saksi Meringankan
HANDOVER
Terdakwa kasus pencabulan dua murid SD (Pakai Rompi) dikawal petugas usai menjalani sidang 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Terdakwa kasus dugaan pencabulan terhadap dua murid Sekolah Dasar berinisial SS akan menghadirkan saksi meringankan atas perkara yang menjeratnya.

SS merupakan oknum Kepala Sekolah disalah satu SD di Makassar. Sementara korbanya adalah muridnya sendiri yaitu IL dan SD.

Saksi meringankan ini sebagai bentuk pembelaan dirinya atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Cabang Negeri Pelabuhan.

"Pekan depan masih agenda mendengarkan keterangan saksi meringankan yang dihadirkan terdakwa," kata JPU, Muhith Nur kepada Tribun, Selasa (17/04/2018).

Menurut Muhith bahwa dalam perkara kasus pencabulan tersebut, pihak dari JPU sendiri telah menghadirkan semua saksi. Saksi yang dihadirkan yakni Guru dan teman kelas korban.

"Untuk tadi siang kita hadirkan saksi ahli dari dokter Rumah Sakit Bhayangkara Makassar," ujar Muhith.

SS dilaporkan menyetubuhi dan melakukan perbuatan cabul terhadap korban sejak 2017 tahun lalu.

Modus pelaku, yakni berpura-pura menyuruh korbannya membersihkan ruangan Kepala Sekolah dan piala piala yang terpajang di ruangan.

Ketika kondisi ruangan sedang sepi, pelaku langsung melampiaskan nafsunya dengan cara mencium kening dan meraba-raba kemaluan korbannya.

Atas perbuatan terdakwa, Said dijerat pasal 76E jo pasal 81 ayat 1, 2 undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Sebagaimana telah diuba pertama undang undang undang 35 tahun 2014 tentang perubahan UU 23 tahun 2002.

Sesuai pasal itu, maka terdakwa terancam pidana penjara maksimal 20 tahun penjara. Said mencabuli kedua korban di ruangan Kepala Sekolah atau tempat pelaku bekerja.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved