Kendaraan Listrik Mulai Marak, PT Vale Nilai Potensi Nikel Cerah

Penggunaan bahan baku nikel tidak hanya untuk industri stainless steel saja, tetapi bisa juga digunakan untuk kendaraan listrik.

Kendaraan Listrik Mulai Marak, PT Vale Nilai Potensi Nikel Cerah
fadly/tribuntimur.com
Senior Manager Communication PT Vale yang baru, Budi Handoko memberikan sambutan dalam perkenalan di Grid and pull cafe jalan Mappanyuki Makassar, Selasa (17/4). Budi Handoko yang sebelumnya di bidang operasional PT Vale menggantikan Bayu Aji. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Vale menilai potensi bisnis nikel akan cerah ke depan, ini setelah melihat gairah kendaraan listrik di Indonesia.

Mantan Senior Manager Communication PT Vale Bayu Aji menturkan, penggunaan bahan baku nikel tidak hanya untuk industri stainless steel saja, tetapi bisa juga digunakan untuk kendaraan listrik.

"Ini dikarenakan dengan teknologi yang ada saat ini nikel adalah salah satu bahan baku battery kendaraan listrik," kata Bayu di Grild n Pull Jl Mappayukki Makassar, Selasa (17/4/2018)

Perkembangan kendaraan listrik di Sulsel bisa terlihat dari terbentuknya komunitas Electric Motorcycle Community (EMC).

Senior Manager Communication PT Vale yang baru, Budi Handoko memberikan sambutan dalam perkenalan di Grid and pull cafe jalan Mappanyuki Makassar, Selasa (17/4). Budi Handoko yang sebelumnya di bidang operasional PT Vale menggantikan Bayu Aji.
Senior Manager Communication PT Vale yang baru, Budi Handoko memberikan sambutan dalam perkenalan di Grid and pull cafe jalan Mappanyuki Makassar, Selasa (17/4). Budi Handoko yang sebelumnya di bidang operasional PT Vale menggantikan Bayu Aji. (abdiwan/tribuntimur.com)

Baca: Cantiknya SPG Mobil Listrik di Rujab Gubernur Sulsel, Intip Honornya!

Komunitas Motor Listrik pertama di luar Jawa itu digagas PLN Area Makassar Selatan.

Seluruh Manajemen PLN Area Makassar Selatan dan para manajer rayon yang berada di bawah Area Makassar jadi anggotanya.(*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help