TribunTimur/

Kadis Kesehatan Takalar Kunjungi Warga Miskin di Topejawa

Hadir dalam kunjungan itu Camat Marbo Mappaturung, staf kecamatan dan juga tenaga medis dari Puskesmas Mangarabombang.

Kadis Kesehatan Takalar Kunjungi Warga Miskin di Topejawa
ihsan/tribuntakalar.com
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar dr Nilal Fauziah mengunjungi rumah warga miskin Munceng (65) yang mengalami cacat lahir dan sesak nafas di Dusun Topejawa Lama, Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Takalar, Sulawesi Selatan, Selasa (17/4/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunTakalar.com, Muhammad Ihsan Harahap

 TRIBUNTAKALAR.com, PATTALLASSANG - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar dr Nilal Fauziah mengunjungi rumah warga miskin  Munceng (65) yang mengalami cacat lahir dan sesak nafas di Dusun Topejawa Lama, Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Takalar, Sulawesi Selatan, Selasa (17/4/2018) siang.

Dalam kunjungan tersebut Nilal dan juga rombongan dari Dinas Sosial Kabupaten Takalar menyerahkan bantuan kepada Munceng berupa sembako di antaranya makanan, obat-obatan, tempat tidur, popok, kelambu dan kasur.

Hadir dalam kunjungan itu Camat Marbo Mappaturung, staf kecamatan dan juga tenaga medis dari Puskesmas Mangarabombang.

Camat Mangarabombang Mappaturung saat mengunjungi Munceng menyampaikan agar bersabar dalam menghadapi kondisi yang dialaminya saat ini, pihaknya menyatakan bahwa ketimpangan sosial memang masih banyak kita jumpai saat ini, terutama di kawasan pedesaan.

Menurutnya, peran dari kepala desa dan perangkat desa sangat penting untuk mengatasi masalah seperti ini, harus lebih di tingkatkan lagi kinerjanya dalam mendata warga miskin di wilayahnya yang belum mendapatkan bantuan baik dari pemerintahan desa maupun daerah. 

”Hari ini bersama Pihak Dinsos dan Dinkes turun langsung meninjau Lansia di Desa Topejawa, untuk itu saya berpesan ke Pak Desa harus lebih di tingkatkan lagi kinerjanya, supaya ketimpangan sosial yang seperti ini bisa segera di atasi,” ungkap Mappaturung.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Nilal Fauziah mengungkapkan, pihaknya akan terus memantau kondisi Ibu Munceng melalui program HomeCare.

"Kami sudah perintahkan Puskesmas setempat untuk memantau kondisi ibu Munceng, hanya saja pelayanan ini harus di rumahnya karena yang pihak keluarga yang bersangkutan tidak mengizinkan Munceng dibawa berobat ke Puskesmas atau Rumah Sakit," ungkap Nilal. 

Terakhir, Munceng juga sangat terharu atas kepedulian dan kedatangan dari Dinas Sosial, Dinkes dan Camat Marbo yang sudah mengunjunginya, Ia berharap keluh kesahnya ini benar-benar didengarkan dan bisa terwujud.

Penulis: Muhammad Ihsan Harahap
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help