TribunTimur/
Home »

Opini

Perspektif

Catatan Kolom Direktur Sekolah Islam Athirah: Mencintai Pekerjaan

Kalimat bijak mengatakan : “Kerjakan apa yang Anda cintai, dan cintai apa yang Anda kerjakan”.

Catatan Kolom Direktur Sekolah Islam Athirah: Mencintai Pekerjaan
sakinah/tribun-timur.com
Syamril 

Syamril
Direktur Sekolah Islam Athirah

BAGI seniman yang sedang berkarya, waktu yang lama terasa sangat cepat. Lukisan yang sangat rumit atau ukiran yang sulit dan perlu akurasi dan presisi tinggi dikerjakannya dengan hati-hati tak kenal lelah sebelum karyanya selesai.

Mereka melakukan aktivitas dengan senang dan bahagia. Mengapa bisa seperti itu? Kuncinya mereka mengerjakan sesuatu yang disenangi dan dicintainya.

Kalimat bijak mengatakan : “Kerjakan apa yang Anda cintai, dan cintai apa yang Anda kerjakan”.

Jika cinta sudah masuk dalam aktivitas kita maka waktu rasanya bergerak begitu cepat, terasa mengalir (flow). Kita bisa focus dan konsentrasi dengan baik tanpa ada beban dan rasa lelah.

Mungkinkah itu juga terjadi pada aktivitas seharian di kantor? Tentu sangat mungkin dengan syarat kita mengerjakan sesuatu dengan cinta.

Nah, bagaimana agar bisa mencintai pekerjaan? Kuncinya ada pada motivasi.

Motivasi mengerjakan sesuatu ada tiga tingkatan yaitu ketakutan, harapan dan cinta (rela /ridha). Ada orang mengerjakan sesuatu karena takut dengan resiko jika dia tidak melakukannya.

Misalnya, jika tidak mencapai target, bonus akan berkurang, atau gaji dipotong bahkan bisa dipecat dari pekerjaan.

Ini motivasi tingkat pertama yaitu ketakutan. Melakukan pekerjaan sebagai kewajiban dengan berat hati, dan sekadar menggugurkan kewajiban.

Halaman
123
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help