2 Menteri Jokowi Angkat Bicara Heboh Nikah Anak SMP di Bantaeng, Ini Fakta Terbarunya?

Dua menteri Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla ini punya sikap yang tak jauh berbeda.

2 Menteri Jokowi Angkat Bicara Heboh Nikah Anak SMP di Bantaeng, Ini Fakta Terbarunya?
Dua menteri Jokowi bereaksi keras atas nikah dini di Sulawesi Selatan 

TRIBUN-TIMUR.COM - Heboh pernikahan dini yang terjadi di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) rupanya sudah sampai di telinga Menteri Agama (Menag) RI,  Lukman Hakim Saifuddin.

Bukan hanya Menag, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek juga sudah mendengar kabar itu.

Dua menteri Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla ini punya sikap yang tak jauh berbeda.

Keduanya menyesalkan otoritas setempat memberi izin pernikahan anak di bawah umur itu.

Menteri Lukman menyesalkan keputusan hakim pengadilan agama yang memberikan dispensasi kepada dua pelajar SMP di Bantaeng, Sulawesi Selatan, SY dan FA untuk melakukan pernikahan.

"Selaku Menag, saya ingin mengimbau, memohon betul kepada hakim Pengadilan Agama agar betul-betul melihat persoalan ini secara komprehensif," ujar Lukman di ruang rapat Komisi VIII, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, pada hari Senin (16/4/2018).

Menteri Agama Republik Inesdonia (RI), Lukman Hakim
Menteri Agama Republik Inesdonia (RI), Lukman Hakim (nurhadi/tribunsulbar.com)

"Kalaulah ingin mengabulkan dispensasi kepada anak-anak untuk melangsungkan pernikahan, itu harus betul-betul berdasarkan pertimbangan yang masak-masak," lanjutnya.

Lukman mengatakan, pernikahan di bawah umur banyak memberikan kerugian dibanding manfaatnya.

"Pernikahan di bawah umur itu lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya," ujarnya.

Lukman menjelaskan, berdasarkan UU batas pria menikah adalah 19 tahun dan perempuan 16 tahun.

Halaman
1234
Penulis: Edi Hermawan
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help