Robert: PSM Tanpa Pluim Bagai Barcelona Tanpa Messi

Bukan hanya Pluim, Klok yang absen juga menambah permasalahan lini tengah PSM. Berdasarkan statistik, saat melawan Barito

Robert: PSM Tanpa Pluim Bagai Barcelona Tanpa Messi
tribun timur/ocha alim
Gelandang PSM Willem Jan Pluim saat berlatih sebelum laga melawan Persija Jakarta, beberapa waktu lalu. Pluim memastikan kontrak di PSM diperpanjang hingga 2020. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, BANJARMASIN - Ketergantungan terhadap gelandang asing Wiljan Pluim tampaknya menjakiti PSM. Bermain melawan Barito tanpa Pluim, PSM kehilangan sosok kreator di lini tengah.

Umpan-umpan matang yang biasanya dilepaskan Pluim ke barisan depan hampir tak terlihat di pertandingan melawan Barito. Rasyid yang diplot menggantikannya, tak mampu menjalankan tugas dengan baik.

Bukan kali ini saja, saat menjamu Persela Lamongan di pekan ketiga yang juga berakhir dengan kekalahan, meski Pluim bermain, namun kondisinya yang tidak fit membuat lini tengah PSM kesulitan mengembangkan permainan.

Robert telah mengakui ketergantungan PSM ke sosok pemain asal Belanda itu. Menurut Robert, semua tim yang kehilangan pemain bintangnya akan mengalami kesulitan saat bermain.

"Saya kira Pluim salah satu pemain terbaik di liga Indonesia saat ini. Kalau misalnya sebuah tim kehilangan pemain berstatus tinggi, mereka akan kesulitan. Contohnya saja Barcelona tanpa Messi akan kesulitan, atau Real Madrid kesulitan tanpa Ronaldo," kata Robert.

Bukan hanya Pluim, Klok yang absen juga menambah permasalahan lini tengah PSM. Berdasarkan statistik, saat melawan Barito, PSM hanya mampu meraih 40 persen penguasaan bola, tertinggal jauh dari Barito dengan 60 persen.

Robert menganggap, absennya Pluim dan Klok membuat lini tengah PSM lemah, dan tak ada yang bisa melapisi mereka, meski ia tetap mengapresiasi usaha pemain lainnya.

"Pemain lain sudah bekerja bagus hari ini. Kita juga tak bisa bilang ada pemain berkualitas sama dengan Pluim, karena Pluim luar biasa. Juga jangan lihat Pluim saja, tapi dua asing kita juga tak main," jelasnya.

Robert pun harus memutar otak untuk persiapan laga selanjutnya. Apalagi ia belum bisa memastikan apakah Pluim sudah kembali dan dapat dimainkan saat itu.

"Pertandingan selanjutnya saya belum tahu, karena Pluim masih di Belanda. Semoga dia bisa cepat kembali dan bergabung dengan tim," pungkas Robert.

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help