TribunTimur/
Home »

Maros

Pedagang Keberatan Dipindahkan ke Pasar Tramo Maros, Ini Masalahnya

Seorang pedagang pasar sentral, Fadli mengaku keberatan jika dipindahkan ke Tramo.

Pedagang Keberatan Dipindahkan ke Pasar Tramo Maros, Ini Masalahnya
ANSAR
Seorang pedagang pasar sentral, Fadli (tengah) menjelaskan masalah pembangunan yang terjadi di pasar Tramo. Hal itu disampaikannya, saat menemui Tribun Maros di warkop 89 jalan Pettarani. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Seorang pedagang pasar sentral, Fadli mengaku keberatan jika dipindahkan ke Tramo. Pasar tersebut dinilai tidak layak ditempati berjualan, Senin (16/4/2018).

Berbagai masalah yang terjadi Tramo, diantaranya, tidak ada sarana ibadah jenis Musala, aliran listrik dan ketersedian air PDAM.

Padahal, hal tersebut harus diadakan dulu, sebelum pemindahan pedagang. Pasalnya, ssbagian besar pedagang beragama Muslim.

Baca: Diduga Pungli di Tramo, LBH Salewangang Kopumdag Maros ke Polda Sulsel

Jika listrik tidak ada, maka pedagang tidak bisa menggunakan kipas angin. Begitu juga dengan air, pedagang yang akan salat di tempat jualannya, tidak tahu harus berwudhu dimana.

"Apakah kami dinilai bukan Muslim, sehingga tidak ada musala. Kami mau salat juga. Tidak masjid dekat, kecuali Al Markaz. Listrik dan air juga tidak ada. Harusnya, semua hal itu harus diadakan dulu," ujarnya.

Masalah lain yang diungkap pedagang buah tersebut, yakni pembagian tempat jualan di Tramo berlangsung curang. Sejumlah pedagang di Tramo mendapat tempat, padahal tidak pernah jualan di pasar Sentral.

Dia menyebut pedagang yang dimaksud, diantaranya, anggota DPRD Maros, H Ikram, pengusaha ternama, Hj Nur Bagang dan H. Dahlan. Ketiga pedagang tersebut, sebelumnya berjualan di luar area pasar Sentral.

"Banyak pedagang pindah ke Tramo, tapi tidak ada tempatnya di pasar sentral. Seperti, H Ikram. Dia itu menjual di rumahnya. Tapi dapat tempat di Tramo. Begitu juga dengan pengusaha Hj Nurbagang dan Haji Dahlan," katanya.

Padahal, pemerintah telah berjanji, akan memprioritaskan pedagang pasar Sentral di Tramo. Sejumlah pedagang aktif di pasar Sentral, justru tidak mendapat tempat di Tramo.

"Kalau ada yang tidak percaya dengan ucapan saya, silahkan dicari sendiri. Apa yang saya katakan, itu benar. Kami hanya diakal-akali saja," ujarnya.

Baca: Live Streaming Persela vs Bali United, Ini 2 Link Live Streaming O Channel TV dan Prediksi Pemain

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help