TribunTimur/

Ngeri! Mantan Pejabat yang Kini Tersangka Polda Ungkap Fee Proyek 30 % ke Wali Kota Makassar

Didampingi pengacaranya, M Syahrir Cakkari, Gani menegaskan pengungkapan kasus tidak ada hubungannya dengan Pilwali Kota Makassar 2018.

Ngeri! Mantan Pejabat yang Kini Tersangka Polda Ungkap Fee Proyek 30 % ke Wali Kota Makassar
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Mantan Plt Kadis Kebersihan dan Pertamanan Makassar Gani Sirman saat menggelar konferensi pers di Warung Rawit, Jalan Hertasning Makassar, Minggu (15/4/2018). Gani Sirman menyatakan jika dalam proyek yang ditanganinya terdapat fee proyek sebesar 30 persen disetorkan ke Wali Kota Makassar melalui Kepala Badan Pengelola Keuangan Anggaran (BPKA) Pemkot Makassar. tribun timur/muhammad abdiwa 

Danny belum berekasi atas tudingan ini.

Penyambutan istimewa ditunjukkan warga Kelurahan Bontoala kepada calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto, Selasa (13/3/2018).
Penyambutan istimewa ditunjukkan warga Kelurahan Bontoala kepada calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto, Selasa (13/3/2018). (fahrisal/tribuntimur.com)

Dua pekan terakhir, petahana wali kota ini banyak menghabiskan waktu di Jakarta.

Namun, Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemerintah Kota Makassar, Umar SH, meminta Gani Sirman tak asal menuding.

“Buktikan di pengadilan,” katanya kepada Tribun-Timur.com, petang kemarin.

Kronologi Kasus Pohon Ketapang Kencana

Januari dan Februari 2018 lalu, penyidik dari sub direktorat 3 Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel sudah dua kali memeriksa Danny, bersama 20 pejabat pemkot lain.

Hingga, Minggu (15/4/2018) lalu, Erwin Haiyya masih ditahan di sel Mapolda Sulsel, sebagai tersangka utama kasus ini.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, saat jumpa pers di Warkop Siama, Selasa (9/1/2018). Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sulawesi Selatan menetapkan empat tersangka kasus korupsi proyek penanaman Pohon Ketapang Kencana. Adapun keempat orang tersangka yakni Mantan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) kota Makassar, Abdul Gani Sirman.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, saat jumpa pers di Warkop Siama, Selasa (9/1/2018). Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sulawesi Selatan menetapkan empat tersangka kasus korupsi proyek penanaman Pohon Ketapang Kencana. Adapun keempat orang tersangka yakni Mantan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) kota Makassar, Abdul Gani Sirman. (TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN)

Gani Sirman berbicara sekitar delapan menit di depan belasan awak media.

Dia mengungkapkan sebelum proyek pohon ketapang jalan, sudah ada komitmen fee proyek untuk masuk ke balai kota Makassar.

"Saya sudah sampaikan ini dalam pemeriksaan beberapa waktu lalu, penyetoran fee 30 persen melalui Kasubag Keuangan Dinas Lingkungan Hidup," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help