MA Darunnajah Timampu Luwu Timur Dapat Bantuan Ruang Kelas Baru

Dalam kesempatan itu, Husler mengatakan, sektor pendidikan merupakan sektor prioritas pemerintah daerah tanpa membedakan

MA Darunnajah Timampu Luwu Timur Dapat Bantuan Ruang Kelas Baru
ivan/tribunlutim.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur membantu pengadaan tiga ruang kelas baru (RKB) di Madrasah Aliyah (MA) Darunnajah Timampu, Desa Timampu Kecamatan Towuti, Sulawesi Selatan (Sulsel). Itu disampaikan Kepala MA Darunnajah Timampu, Ibrahim di acara penamatan 70 siswanya di Halaman MA Darunnajah Timampu, Senin (16/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur membantu pengadaan tiga ruang kelas baru (RKB) di Madrasah Aliyah (MA) Darunnajah Timampu, Desa Timampu Kecamatan Towuti, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Itu disampaikan Kepala MA Darunnajah Timampu, Ibrahim di acara penamatan 70 siswanya di Halaman MA Darunnajah Timampu, Senin (16/4/2018).

"Terima kasih kepada pemerintah daerah atas bantuannya berupa tiga RKB. Harapan kami, selain bantuan RKB ini, juga diharapkan agar bisa dibantu juga mobilernya," kata Ibrahim dalam sambutan.

Tiga RKB tersebut diresmikan operasionalnya oleh Bupati Luwu Timur, Thorig Husler.

Dalam kesempatan itu, Husler mengatakan, sektor pendidikan merupakan sektor prioritas pemerintah daerah tanpa membedakan negeri, swasta termasuk pendidikan agama.

"Program yang telah disiapkan pemerintah mulai dari sarana dan prasarana hingga mutu dan kualitas pendidikan," ujarnya.

Menurutnya, selama ini Pemkab Luwu Timur tidak pernah keluar dari 20 persen mengalokasikan anggaran pendidikan sebagaimana yang di harapkan pemerintah pusat.

"Alhamdulillah, kita berhasil mendapatkan penghargaan atas komitmen kita semua terhadap sektor pendidikan ini," kata Husler.

Husler juga mengingatkan para siswa baru saja menamatkan pendidikannya tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

"Apalagi, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran kurang lebih Rp 20 milliar untuk bantuan beasiswa bagi siswa yang berprestasi maupun yang kurang mampu," jelasnya.

Sehingga orang tua perlu mendukung dan beri kesempatan anak-anaknya untuk menjadi sarjana.

"Sebab persaingan kedepan utamanya dunia kerja sudah menuntut pendidikan minimal sarjana. Saya minta para siswa ini diberi kesempatan," imbuh Husler.

Ia pun berkomitmen terus memberikan bantuan sarana dan prasarana pendidikan secara bertahap dengan melihat kemampuan keuangan daerah.

Hadir Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Ketua DPRD, Amran Syam dan Kepala Kantor Kementrian Agama Luwu Timur, Abu Bakar dan orang tua siswa.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help