TribunTimur/

KPK Warning Calon Kepala Daerah Hindari Politik Uang

"Jadi kita harapkan pasangan calon berkompetisi dengan fair, jujur dan tidak mengiming-imingi dengan politik uang," katanya.

KPK Warning Calon Kepala Daerah Hindari Politik Uang
HANDOVER
Focus Group Discussion Pilkada Berintegritas di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulsel, Senin (16/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Wakil Ketua KPK RI, Laode Muhammad Syarief memperingatkan kepada calon kepala daerah untuk tidak melakukan politik uang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulsel 2018.

Hal ini dia juga setelah Focus Group Discussion Pilkada Berintegritas di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulsel, Senin (16/4/2018).

Baca: Wakil Ketua KPK Bahas Mahar Politik di Fakultas Hukum Unhas

"Jadi kita harapkan pasangan calon berkompetisi dengan fair, jujur dan tidak mengiming-imingi dengan politik uang," katanya.

Ia juga mengingatkan kepada pengurus partai politik dan simpatisan untuk menyampaikan kepada kader untuk tidak pakai politik uang.

Selain itu, dia juga mengingatkan kepada penyelenggara pilkada untuk fair, jujur dan tak memihak.

"Jadi, kepada Bawaslu dan KPU untuk tidak memihak," katanya.

Dosen Unhas ini mengatakan KPK RI, Polri dan Kejaksaan telah membuat satgas Pilkada.

"Pak Kapolri selalu bicara untuk Pilkada damai, tentram dan tidak saling menghujat," katanya. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help