Kapolsek Kelara Jeneponto: Abdul Karim Murni Gantung Diri

Akad pernikahan Abdul Karim K dengan pacaranya Herlis sedianya dijadwalkan berlansung 21 April mendatang pun pupus.

Kapolsek Kelara Jeneponto: Abdul Karim Murni Gantung Diri
muslimin/tribunjeneponto.com
Kapolsek Kelara AKP Salman Salam 

TRIBUNJENEPONTO.COM, KELARA - Kematian Abdul Karim K (38), masih menyisahkan tanya pada keluarga dan kerabatnya.

Betapa tidak, mantan karyawan hotel itu memilih mengakhiri hidupnya tepat di hari lamarannya untuk sang kekasih Herlis.

Meski berat, peristiwa itu coba diterima dengan lapang dada oleh keluarga almarhum.

Pihak kepolisian pun tidak mencoba menggali atau menyelidiki kasus kematian anak bungsu dari tiga bersaudara itu lantaran tidak mendapat laporan dari pihak keluarga almarhum.

"Bagaimana mau diselidiki, itu kejadian murni gantung diri sendiri dan keluarganya juga tidak keberatan, makanya kami tidak malakukan penyelidikan," ujar Kapolsek Kelara AKP Salman Salam ditemu di Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Senin (16/04/2018) sore.

Akad pernikahan Abdul Karim K dengan pacaranya Herlis sedianya dijadwalkan berlansung 21 April mendatang pun pupus.

Foto prawedding untuk undangan yang sedianya dicetak dan dibagikan ke keluarga dan kerabatnya ikut batal.

Karim mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kolong rumahnya, kampung Tolo Toa, Kelurahan Tolo Timur, Kecamatan Kelara, Jeneponto, Jumat (13/04/2018) pekan lalu.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help