TribunTimur/
Home »

Wajo

Pilkada Wajo 2018

Kades Botto Wajo Bantah Usir Warganya karena Dukung Pammase

Salimung mengatakan diminta pindah dari tanah tempat tinggalnya oleh Kadesnya, Ambo Asse atas intervensi camat.

Kades Botto Wajo Bantah Usir Warganya karena Dukung Pammase
st hamdana/tribunwajo.com
Warga bergotong royong memikul rumah Salimung yang diusir dari tanah tempat tinggalnya karena mendukung Pammase, Kamis (12/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman

TRIBUNWAJO.COM, TEMPE - Kepala Desa (Kades) Botto Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo, Ambo Asse membantah telah meminta warganya, Salimung, angkat kaki dari tanah tempat tinggalnya karena mendukung Paslon Bupati dan Wabup Wajo Amran Mahmud-H Amran (Pammase).

Hal tersebut dikatakan Ambo Asse kepada TribunWajo.com, Senin (16/4/2018). Ia juga membantah telah diminta oleh camat setempat, Andi Suhaemi untuk mengusir warga tersebut.

"Tidak benar sama sekali dek saya melakukan hal itu, apalagi kalau sampai dikatakan saya disuruh oleh bu camat," tuturnya kepada TribunWajo.com, melalui sambungan telepon.

Baca: Warga Botto Wajo Ini Pilih Angkat Rumah Daripada Dukung Barakka

Baca: Kampanye di Desa Botto Campalagian, Ini Janji Salim S Mengga

Menurut Ambo Asse, ia memang pernah memanggil Salimung ke rumahnya, namun hanya untuk memberi solusi terkait kesalahpahaman dengan warga lainnya.

"Kan memang saya pernah panggil ke rumah karena ada masalah dengan wargaku juga, saya cuma carikan solusi bukan malah menyuruhnya minggat," tuturnya.

Sebelumnya diinformasikan, Salimung mengatakan diminta pindah dari tanah tempat tinggalnya oleh Kadesnya, Ambo Asse atas intervensi camat, Andi Besse Suhaemi.

Salimung diminta beralih dukungan ke Paslon dr Baso Rahmanuddin-KH Anwar Sadat (Barakka) jika ingin tetap di tanah tersebut. Salimung menolak beralih dukungan dan memilih mengangkat rumah panggungnya.(*)

Penulis: St Hamdana Rahman
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help