Jasa Raharja Sulsel Komitmen Cairkan Santunan Salam Sehari

Ini setelah, anggota Polres Pangkep mengalami kecelakaan di Jl Poros Makassar-Parepare, Minggu (15/4/2018).

Jasa Raharja Sulsel Komitmen Cairkan Santunan Salam Sehari
fadli/tribuntimur.com
Kapolres Pangkep AKBP Bambang Wijanarko didampingi Kasubag Pelayanan Jasa Raharja Sulsel Gunawan, dan petugas Jasa Raharja Pangkep Iqbal Ferdiawan memberi santunan kepada ahli waris Lel. Irvan Maulana di Pangkep, Senin (16/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Jasa Raharja (JR) Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmen membayar santunan secepatnya atau 1 hari.

Ini setelah, anggota Polres Pangkep mengalami kecelakaan di Jl Poros Makassar-Parepare, Minggu (15/4/2018).

Kepala JR Cabang Sulsel, Jahja Joel Lami yang ditemui sore tadi menuturkan, korban bernama Lel. Irvan Maulana, seorang anggota Polres Pangkep yang mengendarai sepeda motor Honda Vario bertabrakan dengan sebuah mobil Nissan Tronton yang sementara parkir di badan jalan.

"Ini menyembabkan Lel. Irvan Maulana meninggal dunia di TKP (Tempat Kejadian Perkara)," kata Jahja sapaanya.

Setelah mendapat informasi kecelakaan, Jasa Raharja Sulsel melalui petugasnya di Pangkep, Iqbal Ferdiawan, bergerak cepat melengkapi data, dan memastikan kevalidan ahli waris.

"Dan saat itu juga mendatangi rumah korban dan langsung menyerahkan santunan sebesar Rp 50 juta kepada ahli waris," katanya.

Penyerahan santunan dilakukan langsung Kapolres Pangkep AKBP Bambang Wijanarko didampingi Kasubag Pelayanan Jasa Raharja Sulsel Gunawan, dan petugas Jasa Raharja Pangkep Iqbal Ferdiawan.

Jasa Raharja sebagai pelaksana UU 33 dan 34 yang memberikan perlindungan dasar terhadap korban kecelakaan penumpang umum dan kecelakaan lalulintas jalan mempunyai komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan semangat Proaktif, Ramah, ikhlas, mudah, empati (PRIME) yang menjadi rohnya.

"Pembayaran santunan melalui rekening tanpa ada potongan, smoga ini bisa membantu meringankan beban keluarga yg ditinggalkan," tutupnya.

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved