Budayawan Halilintar Latief Hadiri Gema Kebudayaan Pendidikan Antropologi UNM

Gema kebudayaan salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS)

Budayawan Halilintar Latief Hadiri Gema Kebudayaan Pendidikan Antropologi UNM
HANDOVER
Gema kebudayaan menjadi salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gema kebudayaan menjadi salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Kebudayaan merupakan ciri khas masyarakat yang lahir dari leluhur, sehingga kebudayaan tersebut harus dilestarikan dan dirawat keberadaannya.

Jangan sampai perkembangan zaman membuat kebudayaan yang dimiliki hilang. Karena itu, dalam gema kebudayaan tersebut terdiri dari beberapa item kegiatan, seperti talk show, seminar hasil ekspedisi budaya mahasiswa pendidikan antropologi, pameran, dan pementasan-pementasan dari mahasiswa pendidikan antropologi.

Ketua umum HMPS Pendidikan Antropologi Ansar Dias Putra dalam rilisnya, Senin (16/4/2018) menuturkan gema kebudayaan tersebut, merupakan ajang bagi mahasiswa Pendidikan Antropologi untuk menunjukan kreatifitas diri dalam berkarya.

"Selain itu gema kebudayaan menampilkan segala macam bentuk kebudayaan masyarakat Sulawesi Selatan yang sudah mulai terkikis oleh perkembangan zaman," katanya.

Salah satu item kegiatan dari gema kebudayaan yakni talk show menghadirkan seorang budayawan terkenal Halilintar Latir, dalam talk show membahas mengenai kebudayaan masyarakat Sulsel yang mulai terlupakan dan hilang.

Sementara dalam pameran ada makanan-makanan tradisional khas Sulawesi Selatan dan lukisan-lukisan serta benda pusaka yang di pamerkan dalam pameran gema kebudayaan.

Gema kebudayaan tersebut berlangsung selama dua hari mulai dari tanggal 13-14 April 2018. Di hari pertama yaitu tanggal 13 April 2018 di lakukan pembukaan dan talk show.

Sedangkan pada hari kedua tanggal 14 April dilakukan seminar hasil ekspedisi budaya, pameran, dan pentasan kebudayaan dari mahasiswa Pendidikan Antropologi. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help