TribunTimur/

Api Hanguskan 21 Rumah di Kayuadi Selayar

Pascakebakaran personel Polsek Taka Bonerate berupaya mengevakuasi para korban dan mengidentifikasi penyebab kebakaran.

Api Hanguskan 21 Rumah di Kayuadi Selayar
handover
Sedikitnya 21 rumah terbakar di Dusun Pulau Panjang, Desa Kayuadi Kecamatan Taka, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (15/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah

TRIBUNSELAYAR.COM, TAKABONERATE - Sedikitnya 21 rumah terbakar di Dusun Pulau Panjang, Desa Kayuadi Kecamatan Taka, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (15/4/2018).

Hal tersebut diungkapkan kapolsek Taka Bonerate, AKP Sabaruddin kepada TribunSelayar.com, Senin (16/4/2018).

“Ada 21 Unit rumah yang terbakar, 16 Unit di antaranya adalah rumah kayu bantuan dari Kementerian Sosial yang diperuntukkan untuk perumahan nelayan dan lima unit rumah pondok atau gubuk,” tuturnya.

Dikatakan, sumber api pertama kali terlihat dari sebuah rumah yang beratapkan daun kelapa. Api kemudian membesar dan menjalar membakar 20 unit rumah lainnya.

Warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya namun api cepat menjalar, ditambah dengan bahan bangunan terbuat dari kayu yang mudah terbakar.

Baca: IMSAT Bantu Korban Kebakaran di Baruppu Toraja Utara

Baca: Danramil Mamajang Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kelurahan Parang

“Pada saat kebakaran terjadi, mayoritas laki-laki Dusun Pulau Panjang sedang melaut ditambah bahan bangunan dari kayu yang sudah tua dan tidak adanya armada pemadam kebakaran menyebabkan api sulit dipadamkan,” jelasnya.

Pascakebakaran personel Polsek Taka Bonerate berupaya mengevakuasi para korban dan mengidentifikasi penyebab kebakaran.

Sementara itu Kapolres Selayar, AKBP Syamsu Ridwan memerintahkan kapolsek Taka Bonerate untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan upaya-upaya yang bisa membantu para korban.

"Saya mengimbau agar masyarakat terus berhati-hati dan waspada dalam menghadapi dan cegah bahaya kebakaran. Diharapkan memiliki alat pemadam api ringan di rumah masing-masing," tuturnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.(*)

Penulis: Nurwahidah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help