TribunTimur/

Kabid PPPA Kecam Pernikahan Anak 14 Tahun di Bantaeng

Termasuk peran aktif Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) antara Pemkab Bantaeng dengan pihak Pengadilan Agama Bantaeng.

Kabid PPPA Kecam Pernikahan Anak 14 Tahun di Bantaeng
edi hermawan/tribunbantaeng.com
Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas PMDPPPA Bantaeng, Syamsuniar Malik. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Pernikahan pasangan anak dibawah umur di Bantaeng yang saat ini sedang banyak diperbincangkan rupanya menuai sorotan.

Salah satunya datang dari Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas PMDPPPA Bantaeng, Syamsuniar Malik.

Menurutnya, pernikahan kedua anak ini seharusnya tidak terjadi, sebab usia pria masih 15 tahun 10 bulan dan wanita masih 14 tahun 9 bulan. 

"Saya mengecam pernikahan kedua anak ini. Ini harusnya tidak terjadi karna keduanya seharusnya masih menjalani pendidikan," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Minggu (15/4/2018).

Apalagi, calon pengantin (catin) wanita pun diketahui masih duduk dibangku kelas dua pada salah satu SMP di Bantaeng.

Baca: Di Pernikahan Anak Pengusaha Udang di Barru, Prof Andalan: Pilih Nomor Tiga

Baca: 4 Sekolah di Mamuju Jadi Pilot Project Sekolah Ramah Anak

Sehingga, meskipun telah mendapat Dispensasi atas pengajuan nikah di Pengadilan Agama (PA) Bantaeng. Syamsuniar masih menyayangkan jika pernikahan keduanya harus terjadi.

"Anak ini masih butuh pendidikan, saya betul-betul sangat menyayangkan jika keduanya harus menikah dengan usianya yang masih sangat dini itu," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Edi Hermawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help