TribunTimur/

Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kelara Jeneponto, Karim Sempat Lakukan Hal Ini

Di kos itu menurut Anti, adik bungsunya itu ditunjuk sebagai bapak kos oleh pemilik kos putri itu.

Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kelara Jeneponto, Karim Sempat Lakukan Hal Ini
abdul karim 

TRIBUNJENEPONTO.COM, KELARA - Abdul Karim K (38) berlagak tidak seperti biasanya sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Hal itu diungkapkan, kakak kandung Abdul Karim K, Nurhayanti (40) saat ditemui di rumah orangtuanya di Kampung Tolo Toa, Kelurahan Tolo Timur, Kecamatan Kelara, Jeneponto, Sabtu (14/04/2018) siang.

"Kemarin dia (Abdul Karim) sempatji ajak pacarnya (Herlis). Malamnya sama dia ajak lagi pacaranya ketemuan setelah itu dia pamit di kos dan sempat berpesan ke anak-anak kos jangan nakal, jangan ada yang bawa temannya meniginap di kos," kata Anti mengenang adiknya

Anti sapannya dan Abdul Karim tinggal se kos di Jl Kancil Utara Makassar.

Di kos itu menurut Anti, adik bungsunya itu ditunjuk sebagai bapak kos oleh pemilik kos putri itu.

Baca: Karim, Pemuda Jeneponto Nekad Gantung Diri di Hari Lamaran, Keluarga: Sudahmi Prawedding

"Setelah ketemu pacaranya dan pamitan di kos, dia (Abdul Karim) naik kesini (Tolo Toa) karena ada acara ta'ziahnya keluarga," ujarnya.

Seusai mengikuti acara takziah, Abdul Karim menurut Anti mulai berlagak aneh.

"Jadi tadi malam itu dia sempat kayak orang teriak-teriak senang begitu, gelisah keluar masuk rumah. Motornya sudah masuk di kandang tapi tengah malam dia suruh buka lagi itu pagar katanya ada yang mau diambil," ungkap Anti.

Berselang beberapa jam sekira pukul 02.00 Wita, Kaimuddin, sang ayah pun tertidur lelap, begitu juga dengan seisi rumahnya.

Baca: Yuk, Lepas Dahaga di Wisata Kelapa Muda Sabda Alam Jeneponto

"Mungkin waktu alasan mau ambil sesuatu di motornya di situmi dia ambil tali kambing karena keluarga semua sudah tidur," ucap Anty.

Abdul Karim ditemukan meninggal gantung diri pertama kali oleh ayahnya Kaimuddin saat dirinya hendak mengambil air wudhu pukul 05.00 Wita.

Kematian pria alumni SMA di Bantaeng itu masih menyisahkan tanda tanya besar bagi keluarga dan kerabatanya.

Pasalnya, Abdul Karim dikenal sosok pendiam dan tertutup.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help