Festival Attoana Tu Riere Digelar di Kampung Penyu, Ini Harapan Kadis Pariwisata Selayar

Ia menambahkan semangat budaya Attoana Tu Riere menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menjalankan kehidupan

Festival Attoana Tu Riere Digelar di Kampung Penyu, Ini Harapan Kadis Pariwisata Selayar
nurwahidah/tribunselayar.com
Dinas Kepariwisataan Selayar bekarjasama pemerintah kecamatan Bontomanai gelar Festival Attoana Tu Riere dalam rangka kalender event Pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar. 

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah

TRIBUNSELAYAR.COM, BONTOMANAI - Dinas Kepariwisataan Selayar bekarjasama pemerintah kecamatan Bontomanai gelar Festival Attoana Tu Riere  dalam rangka kalender event Pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar.

Berlangsung di Kampung Penyu, Dusun Tulang, Desa Barugaiya, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan ( Sulsel) Sabtu (14/4/2018).

Dihadiri asisten III Pemkab Selayar mewakili Bupati Selayar, Ketua Team Penggerak PKK Selayar, kepala bandara Aropela, polsek Bontomanai, tokoh masyarakat, Kepala Dinas Kepariwisataan dan 300 tamu undangan.

Kepala Dinas Keparawisataan Selayar Andi Abdurahman mengatakan Attoana Tu Ri ere  dilaksanakan sebagai pesta adat masyarakat yang merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt dan dalam rangka menjalin silaturrahmi antara sesama masyarakat yang ada di desa Bontomanai.

"Memupuk kebersamaan dan menguatkan kembali nilai-nilai kearifan lokal agar lingkungan alam tetap lestari. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai seni, budaya dan edukasi,"ujar Andi Abdurahman.

Ia menambahkan semangat budaya Attoana Tu Riere menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, dengan penuh warna, serta semangat kebersamaan persatuan dan silaturrahmi antar sesama.

Dia berharap bahwa kami dari Dinas Keparawisataan agar semua masyarakat bisa memberikan apresiasi atas penyelenggaraan festival attoana ri tu riere ini, karena  event ini mempunyai arti pelestarian budaya daerah.

"Dan sebagai perekat bangsa, juga merupakan implementasi dari visi daerah kita yaitu terwujudnya masyarakat maritim, yang sejahtera berbasis nilai keagamaan dan budaya maka dari itu seni budaya daerah perlu terus kita gali dan kembangkan dalam upaya memperkaya khasanah budaya daerah," tuturnya.

Penulis: Nurwahidah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help