PT Ikonsultan Internasional Bantah Telantarkan Jamaah di Malaysia, Begini Penjelasannya

Syamsul Maarief menjelaskan, tidak berangkatnya sebanyak 33 jamaah umrah asal Polman itu karena visa umrah yang expired.

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Manajemen agen perjalanan umrah PT Ikonsultan Internasional, yang berkantor di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat (Sulbar), membantah disebut menelantarkan 33 calon jamaah umrah asal Polman di Malaysia.

Direktur Utama Syamsul Maarief menjelaskan, tidak berangkatnya sebanyak 33 jamaah umrah asal Polman itu karena visa umrah yang expired.

"Kenapa sampai expired? karena sudah diundur sejak Februari. Kenapa diundur? karena pihak jamaah tidak mematuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan yang sudah disampaikan secara resmi melalui surat edaran," kata Syamsul Maarief via WhatsApp kepada TribunSulbar.com.

"Tidak benar jika kami menelantarkan jamaah di Malaysia. Mereka diinapkan di hotel yang layak dan diberi city tour. Adapun foto-foto yang diposting di media itu adalah saat mereka berada di airport menunggu check in," lanjutnya.

Baca: Giliran 33 Jamaah Umrah Asal Sulbar Telantar di Malaysia, Disuruh Pulang Tapi Pakai Duit Pribadi

Baca: Resmi Jadi Tersangka, Polres Barru Segera Limpahkan Bos Travel Umrah PT Shafamarwah ke Kejari

Ia juga membantah tudingan jamaah pulang dengan biaya sendiri karena akomodasi hotel, makan, transport, dan tiket pesawat tetap ditanggung oleh perusahaan.

Ia menjelaskan, pendaftaran umrah di PT Ikonsultan Internasinal sangat tertib administrasi. Setiap jamaah yang terdaftar wajib menandatangani akad perjanjian bermaterai yang menjelaskan hak dan kewajiban semua pihak.

"Ini tidak dipatuhi diabaikan oleh para jamaah ini padahal sudah beberapa kali diingatkan. Sehingga kami mereschedule kembali jadwal hingga ditandatanganinya akad pendaftaran itu," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help