TribunTimur/

CITIZEN REPORTER

PK identitas Unhas Gelar Diklat Dasar Jurnalistik ke-43, Ini Pematerinya

Nantinya, para peserta akan mendapat materi dari Ketua Dewan Pers, Yosep Stanley Adi Prasetyo.

PK identitas Unhas Gelar Diklat Dasar Jurnalistik ke-43, Ini Pematerinya
CITIZEN REPORTER
Diklat Dasar Jurnalistik PK identitas Unhas secara resmi dibuka oleh Direktur Organisasi, Minat Bakat dan Penalaran Mahasiswa Unhas, Prof Supratman SHut MP, Jumat (13/4/2018). 

Citizen reporter, Musthain Asbar Hamsah, Kru PK identitas Unhas melaporkan dari Makassar

Penerbitan Kampus (PK) identitas Unhas menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) Dasar Jurnalistik ke-43. Selama tiga hari, Jumat sampai Minggu (13-15/4) Diklat Dasar Jurnalistik ini digelar di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Amkop Makassar.

Diklat Dasar Jurnalistik ini secara resmi dibuka oleh Direktur Organisasi, Minat Bakat dan Penalaran Mahasiswa Unhas, Prof Supratman SHut MP, Jumat (13/4/2018).

Pembukaan ini turut dihadiri Ketua Penyunting PK identitas, Dr Ahmad Bahar ST Msi dan Ketua Ikatan Alumni PK identitas, Prof SM Noor.

Setelah kegiatan ini dibuka, Upi Asmaradhana sebagai fasilitator mulai memberi pengarahan kapada 66 peserta sebelum dimulainnya materi pertama yakni dasar-dasar jurnalistik.

Materi pertama ini dibawakan oleh dosen jurnalistik UIN Alauddin, Andi Fauziah Astrid.

Dalam pemaparan materinya, Andi Fauziah Astrid menyampaikan bahwa di era media sosial seperti sekarang, kebutuhan informasi saat ini semakin besar, sehingga banyak orang yang sering salah kaprah ketika mendapat informasi.

“Karena itu, harus dibedakan informasi dengan berita. Sesuatu itu disebut berita ketika dimuat di media massa,” ujarnya.

Nantinya, para peserta akan mendapat materi dari Ketua Dewan Pers, Yosep Stanley Adi Prasetyo.

Selain itu, sejumlah wartawan dari berbagai media bakal memberi pelatihan dasar teknik wawancara, menulis berita, desain grafis, fotografi dan videografi.

Berikut daftar pemateri Diklat Dasar Jurnalistik identitas ke 43: Ahmad K Syamsuddin (CNN Indonesia), Muh Irham (Tribun Timur), Irmawati Puan Mawar (Tempo), Idham Ama (Harian Fajar), Uslimin Densi (Kabar Makassar), Saiful Rizal Yunus (Kompas), Aslan Abidin (Dosen UNM) dan Rasid Alfarizi (Harian Fajar). (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help