Pilwali Palopo 2018

Panwaslu Palopo Panggil ASN yang Dimutasi Sebelum Judas Amir Mencalonkan Lagi

Selain melakukan pemanggilan saksi, Panwaslu Palopo juga akan menemui Otda Kemendagri untuk memastikan dugaan pelanggaran mutasi itu.

Panwaslu Palopo Panggil ASN yang Dimutasi Sebelum Judas Amir Mencalonkan Lagi
hamdan/tribunpalopo.com
Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palopo memangil sejumlah saksi untuk melengkapi bukti dugaan pelanggaran Pilkada berupa mutasi yang dilakukan oleh Petahana Calon Wali Kota Palopo Judas Amir sebelum menjadi calon di Kantor Panwaslu, Jl Anggrek, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (13/4/2018) sore. 

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Soeharto.

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palopo memangil sejumlah saksi untuk melengkapi bukti dugaan pelanggaran Pilkada berupa mutasi yang dilakukan oleh Petahana Calon Wali Kota Palopo Judas Amir sebelum menjadi calon di Kantor Panwaslu, Jl Anggrek, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (13/4/2018) sore.

Kepada TribunPalopo.Com, Ketua Panwaslu Palopo Syafruddin Djalal mengatakan, saksi yang diperiksa adalah beberapa kepala sekolah, pegawai puskesmas dan seorang dokter.

"Kan yang dimutasi adalah kepala sekolah, ASN yang bekerja di Puskesmas dan beberapa dokter jadi itu yang kami periksa sebagai saksi," katanya

Selain melakukan pemanggilan saksi, Panwaslu Palopo juga akan menemui Otda Kemendagri untuk memastikan dugaan pelanggaran mutasi itu.

"Dalam UU Pasal 71 ayat 2 dinyatakan bersalah jika terbukti dilakukan mutasi pejabat. Kita akan kaji yang dimaksud pejabat itu apa saja," imbuhnya.

Selain pelanggran mutasi, Panwaslu Palopo juga telah menerima laporan dugaan money politik dan kampanye menggunakan media cetak yang dilakukan oleh Calon Wali Kota Palopo

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help