Meninggal Saat Takbiratul Ihram, Begini Sosok Kepsek SMPN I Tarowang Jeneponto di Mata Keluarga

Terlihat sejumlah kepala sekolah SMP dan guru-guru di Jeneponto silih berganti memasuki rumah duka.

Meninggal Saat Takbiratul Ihram, Begini Sosok Kepsek SMPN I Tarowang Jeneponto di Mata Keluarga
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Sejumlah keluarga dan kerabat Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tarowang almarhum Haji Mahamuddin, berdatangan di rumah duka di Dusun Tanggakang, Desa Pao, Kecamatan Tarowang, Jeneponto, Jumat (13/04/2018) siang. 

Laporan wartawan Tribun Timur, Muslimin Emba

TRIBUNJENEPONTO.COM, TAROWANG - Sejumlah keluarga dan kerabat Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tarowang almarhum Haji Mahamuddin, berdatangan di rumah duka di Dusun Tanggakang, Desa Pao, Kecamatan Tarowang, Jeneponto, Jumat (13/04/2018) siang.

Terlihat juga sejumlah kepala sekolah SMP dan guru-guru di Jeneponto silih berganti memasuki rumah duka.

Dimata keluarganya, sosok Mahmuddin sosok yang ramah dan penyabar.

"Baik sekali orangnya, tidak pernah marah, sabar, tidak pernah saya dengar ada cerita jelek tentang beliau kalau di desa ini," kata Jamaluddin Dg Makka (47) adik ipar Mahamuddin.

Selain dikenal sosok pendidik di Desa Pao dan Desa Tarowang, Haji Mahmuddin juga dikenal sebagai tokoh agama dan tokoh masyarakat desa setempat.

"Dia ditunjuk imam dusun, imam rawatib, ditunjuk juga sebagai khatib, ketua masjid, guru mengaji dan itu buka dia yang minta tapi masyarakat disini yang tunjuk," ujar Jamaluddin.

Sementara dimata rekannya Nurfatmi Sulastri guru bahasa Inggris SMP Negeri I Tarowang, menuturkan jika sosok kepala sekolahnya adalah sosok yang ramah.

"Beliau sosok lembut, tidak pernah marah, penyabar, ramah orangnya, baik sekali kasihan," kata Nurfatmi.

Sementara rekan sejawatnya dari sekolah lain, Abdul Muis guru SMP Negeri 2 Batang, sosok Mahamuddin adalah rekan kerja yang baik.

Halaman
12
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help