Vonis Kades Ijazah Palsu Hanya 20 Hari, JPU Banding

Kita lakukan upaya banding untuk menguji apakah ada kekeliruan keputusan hakim atau tidak.

Vonis Kades Ijazah Palsu Hanya 20 Hari, JPU Banding
Justang/tribunbone.com
Kepala Desa Sengeng Palie, Herman (baju putih) 

Laporan Wartawan TribunBone.com, Justang M

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bone, Sulsel melakukan upaya hukum banding atas vonis 20 hari Kades Sengeng Palie, Herman dalam kasus dugaan ijazah palsu.

Terdakwa Herman divonis 20 hari penjara terkait kasus ijazah palsu di Pengadilan Negeri (PN) Watampone, Jl MT Haryono, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (5/4/2018) lalu.

Kepastian banding tersebut disampaikan JPU Adnan Hamzah kepada tribunbone.com.

Baca: Dituntut 5 Bulan Penjara, Kades Sengeng Palie Divonis 20 Hari

Baca: Soal Vonis Ome, JPU Kejari Palopo dan Kuasa Hukum Sama-sama Mau Banding

"Kita lakukan upaya banding untuk menguji apakah ada kekeliruan keputusan hakim atau tidak," Adnan Hamzah yang juga kasi Pidum Kejari Bone kepada tribunbone.com, Kamis (12/4/2018).

"Kemarin secara resmi sudah kita ajukan (Pengadilan Tinggi)," lanjutnya. Sebelumnya, terdakwa Kepala Desa Sengeng Palie, Kecamatan Lamuru, dinyatakan bersalah dalam kasus tersebut.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua B U Resa Syukur, terdakwa divonis 20 hari dari lima bulan tuntunan jaksa.

Dengan vonis 20 hari itu, terdakwa Herman secara otomatis dinyatakan bebas lantaran terdakwa berstatus sebagai tahanan kota lebih sebulan.(*)

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help