TribunTimur/
Home »

Bone

STAIN Watampone Jadi IAIN Bone, Begini Kondisi Gedung Rektorat Senilai Miliaran Rupiah

Rektorat yang dibangun era Prof. Dr. H. Syarifuddin Latif(2010-2014) tidak pernah dipakai hingga saat ini.

STAIN Watampone Jadi IAIN Bone, Begini Kondisi Gedung Rektorat Senilai Miliaran Rupiah
justang/tribunbone.com
Gedung Rektorat STAIN Watampone 

Laporan Wartawan TribunBone.com Justang M

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Watampone resmi beralih bentuk menjadi Institut Agama Islam negeri (IAIN) Bone.

Kampus yang beralamat di Jl Hos Cokroaminoto Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat itu resmi beralih bentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2018.

Namun sejumlah bangunan di Kampus terbesar di Bone itu malah terbengkalai.

Salah satunya, Gedung Rektorat STAIN Watampone yang dibangun dengan dana ditaksir miliaran rupiah itu.

Pantauan tribunbone.com, Kamis (12/4/2018), sejumlah sudut gedung berlantai dua itu retak. Antara lain plafon, lantai, dan dinding bangunan.

Rektorat yang dibangun era Prof. Dr. H. Syarifuddin Latif(2010-2014) tidak pernah dipakai hingga saat ini.

Informasi yang dihimpun tribunbone.com, sejak dibangun gedung tersebut tidak pernah digunakan karena beberapa sudut mengalami keretakan.

"Tidak pernah dipakai ini gedung Rektorat sejak dibangun, dipakai saja parkir bis," kata salah seorang mahasiswa.

Wakil Ketua STAIN Watampone Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Drs. Aminullah, M. Pd.I mengaku tidak paham pemanfaatan gedung itu.

"Saya kurang paham kalau hal itu kita tanyakan ke Waka 2, atau pa ketua langsung,"kata Aminullah yang baru dilantik era Ketua STAIN Watampone Prof. A Nuzul 2017 lalu.

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help