TribunTimur/

Pertamina Tambah Pasokan Premium di Enrekang Jadi Dua Kali Lipat

Alasan yang diberikan SPBU saat Rapat Dengar Pendapat lalu yang mengatakan tak diberi pasokan premium ternyata tidak benar.

Pertamina Tambah Pasokan Premium di Enrekang Jadi Dua Kali Lipat
handover
Kunjungan para legislator Enrekang ke Pertamina region VII Makassar, belum lama ini. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium nampaknya tidak akan langka lagi di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Pasalnya, Pertamina region VII Makassar Sulsel, siap menambah pasokan BBM bersubsidi jenis premium ke Kabupaten Enrekang.

Kepastian tersebut diperoleh usai kunjungan yang dilakukan oleh pihak DPRD Enrekang ke Pertamina Region VII Makassar, belum lama ini.

Menurut Ketua DPRD Enrekang, Disman Duma, Kamis (12/4/2018) pertamina bakal menambah pasokan premium ke Enrekang hingga dua kali lipat dari sebelumnya.

Jika sebelumnya pasokan yang diberikan 24 ribu liter per harinya, kini Pertamina akan menambah pasokan hingga 56 ribu liter setiap harinya.

"Untuk semua warga pengguna premium di kabupaten Enrekang mulai hari ini kuota premium kita bertambah dari 24 ribu liter per hari menjadi 56 ribu liter per hari ini hasil pertemuan kami dengan pihak Pertamina region VII Makassar," kata Disman melalui pesan WhatsApp.

Jadi, lanjut Disman, alasan yang diberikan SPBU saat Rapat Dengar Pendapat lalu yang mengatakan tak diberi pasokan premium ternyata tidak benar.

Hanya saja memang kuota pasokan untuk Kabupaten Enrekang sebelumnya hanya 24 ribu liter per harinya. Sehingga terjadi kelangkaan lantaran masih banyaknya masyarakat yang membutuhkan BBM jenis premium.

Sementara Legislator PKS Enrekang, Andi Aswan, mengatakan mulai hari ini SPBU di Kabupaten Enrekang sudah bisa mengorder hingga 56 ribu liter premium tiap harinya.

Terkait ada SPBU yang tak menjual premium, ia mengaku itu adalah kebijakan dari SPBU.

"Itu sebenarnya kebijakan dari SPBU sendiri, tapi saya harap SPBU jangan utamakan untung semata, tapi harus juga memperhatikan kebutuhan masyarakat kita," jelasnya.

Ia berharap, dengan bertambahnya pasokan kelangkaan premium selama beberapa bulan terakhir dapat teratasi.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help