TribunTimur/

Bupati Takalar Buka HUT ke-267 Gaukang Karaeng Galesong

Tema pada Gaukang tahun ini adalah "Merajut Benang Putih Persaudaraan dalam Spirit I Manninori Kare Tojeng Karaeng Galesong".

Bupati Takalar Buka HUT ke-267 Gaukang Karaeng Galesong
ihsan/tribuntakalar.com
Bupati Takalar Syamsari Kitta membuka Peringatan Gaukang (Tammu Taung) Karaeng Galesong ke-267 di Pelataran Rumah Adat Balla Lompoa Galesong, Kecamatan Galesong, Takalar, Sulawesi Selatan, Kamis (12/4/2018) 

Laporan Wartawan TribunTakalar.com, Muhammad Ihsan Harahap

TRIBUNTAKALAR.com, PATTALLASSANG - Bupati Takalar Syamsari Kitta membuka Peringatan Gaukang (Tammu Taung) Karaeng Galesong ke-267 di Pelataran Rumah Adat Balla Lompoa Galesong, Kecamatan Galesong, Takalar, Sulawesi Selatan, Kamis (12/4/2018) siang.

Acara Gaukang diawali dengan ritual "Appalili" atau mengitari istana Balla Lompoa sebanyak 3 kali dengan mengarak sapi bersama keturunan dari Karaeng Galesong sebelum kemudian sapi disembelih.

Tema pada Gaukang tahun ini adalah "Merajut Benang Putih Persaudaraan dalam Spirit I Manninori Kare Tojeng Karaeng Galesong".

Syamsari dalam sambutannya mengatakan bahwa Gaukang bukan hanya cikal bakal terbentuknya pemukiman dan pusat pemukiman masyarakat di Kabupaten Takalar, tetapi juga awal terbentuknya kepemimpinan dalam masyarakat sebagai satu kesatuan.

"Kehadiran kita di tempat ini untuk reuni dalam memperkuat NKRI. Semoga dengan peringatan ini budaya saling mendukung, Sipakatau dan Sipakalabbi terus ditingkatkan," harap Syamsari.

Syamsari juga menambahkan bahwa Takalar memiliki kekayaan budaya yang harus direncanakan dengan baik dalam menunjang pariwisata dan ekonomi.

"Bukan hanya sekedar destinasi alam tetapi juga kita memiliki wisata sejarah yg mungkin tidak dimiliki kabupaten-kabupaten lain. Oleh karena itu kita harus mentata destinasi wisata ini," tambah Syamsari.

Sementara itu, HM Arfah Dg Taba selaku perwakilan keluarga Karaeng Galesong pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa esensi dari peringatan Gaukang Karaeng Galesong adalah mempererat tali silaturahmi antara para keluarga Karaeng Galesong dan pemerintah.

Penulis: Muhammad Ihsan Harahap
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help