Aliansi Peduli Supremasi Hukum Sambangi Mapolres Palopo, Pertanyakan Kasus Ini

Meski Kapolres tidak hadir, namun pertemuan tetap berlangsung yang diwakili oleh Kasat Reskirim. Pertemuan tersebut berlangsung

Aliansi Peduli Supremasi Hukum Sambangi Mapolres Palopo, Pertanyakan Kasus Ini
hamdan/tribunpalopo.com
Puluhan masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Supremasi Hukum mendatangi Mapolres Palopo, Jl Opu To Sappaile, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Kamis (12/4/2018) sore. 

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Soeharto.

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Puluhan masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Supremasi Hukum mendatangi Mapolres Palopo, Jl Opu To Sappaile, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Kamis (12/4/2018) sore.

Mereka datang untuk mempertanyakan kasus penikaman yang telah terjadi pada aktivis perempuan di Kota Palopo bernama Yertin beberapa waktu lalu.

Saat tiba di Mapolres puluhan mahasiswa dan masyarakat tersebut kecewa karena Kapolres Palopo AKBP Taswin tidak berada ditempat, sehingga diwakili oleh Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf.

"Kami cukup kecewa karena tujuan kami ingin menemui Kapolres tapi beliau tidak ada dengan alasan sedang membesuk anggota Polisi yang sakit," kata mahasiswa, Erbon.

Meski Kapolres tidak hadir, namun pertemuan tetap berlangsung yang diwakili oleh Kasat Reskirim. Pertemuan tersebut berlangsung kurang lebih selama dua jam.

Hasilnya pihak Polres berjanji akan bekerja maksimal untuk menemukan pelaku penikaman tersebut.

"Jawaban dari Polres sudah ada banyangan siapa yang melakukan hal itu. Tapi yang mengecewakan lagi seharusnya pada LP Polres mengeluarkan percobaan pembunuhan bukan hanya penganiayaan. Kami ingin pelakunya cepat terungkap," imbuhnya.

Sekedar diketahui, aktivis perempuan Palopo, Yertin ditikam oleh orang tidak dikenal pada malam hari beberapa waktu lalu.

Meskipun hanya luka gores, Yertin sempat dirawat di Rumah Sakit Atmedika Palopo.

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help