Sering Dipukul, Istri Polisikan Suami di Takalar

Rostiah melaporkan suaminya karena mengaku sering mengalami tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

Sering Dipukul, Istri Polisikan Suami di Takalar
HANDOVER
Kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Takalar, Jalan Diponegoro, Kalabbirang, Pattallassang, Takalar, Sulawesi Selatan 

Laporan Wartawan TribunTakalar.com, Muhammad Ihsan Harahap

TRIBUNTAKALAR.com, PATTALLASSANG- Rostiah Dg Senga (45), warga Jalan Pramuka 1, Kelurahan Kalabbirang, Pattallassang, Takalar, melaporkan suaminya Arianto Dg Ngancu (43) ke Kepolisian Resort (Polres) Takalar, Senin (9/4/2018).

Rostiah melaporkan suaminya karena mengaku sering mengalami tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya.

Baca: Tiga Hari ke Depan, Nelayan di Selayar Diimbau Waspadai Gelombang Laut

Baca: Menang Telak! Ini 5 Fakta Menakjubkan Roma Vs Barcelona, 2 Pencetak Gol Bunuh Diri Bangkit

Ia  mengakuisuaminya tersebut telah melakukan tindakan KDRT berkali-kali. Bahkan Rostiah sudah beberapa kali mengadu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Takalar.

"Dia sudah beberapa kali ke sini dan beberapa kali juga hendak melaporkan secara resmi suaminya, namun dibatalkan. Baru hari ini akhirnya ia melaporkan suaminya secara resmi," kata Kepala SPKT Polres Takalar Ipda Hatta kepada TribunTakalar.com, Selasa (10/4/2018).

Baca: Hasil Liga Champions Dini Hari Tadi - Kejutan Besar AS Roma Singkirkan Barcelona, City Keok Lagi

Dalam Laporan Polisi (LP) diketahui Rostiah mengaku bahwa suaminya mendatanginya di dalam rumah dan memukulnya di bagian kepala dengan menggunakan kepala tinju sebanyak 2 kali. Kemudian di bagian dada, sehingga korban mengalami pusing dan bengkak di bagian kepala serta sakit dan memar di bagian dada.

"Atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan melaporkannya kejadian tersebut ke SPKT Polres Takalar. Pihak Polres juga sudah mengeluarkan surat yang ditujukan kepada RSUD Pajonga Dg Ngalle untuk mengadakan pengobatan dan mengirimkan Visum Repertum setelah itu," tutup Ipda Hatta .(*)

Penulis: Muhammad Ihsan Harahap
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help