Mau Dapat Izin Operasi Apotek di Pinrang, Perhatikan Syarat Berikut

Chairil Damis mengatakan salah satu syarat penerbitan surat izin untuk apotek, harus pernah dikunjungi oleh tim dari Dinas Kesehatan.

Mau Dapat Izin Operasi Apotek di Pinrang, Perhatikan Syarat Berikut
hery syahrullah/TribunPinrang.com
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pinrang saat meninjau salah satu sarana apotek industri rumah tangga dan praktek dokter gigi yang ada di wilayah kerjanya. 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pinrang meninjau sejumlah sarana apotek industri rumah tangga dan praktek dokter gigi yang ada di wilayah kerjanya. Hal itu dilakukan untuk memenuhi syarat penerbitan rekomendasi persetujuan surat izin apotek.

Kepala Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Dinkes Kabupaten Pinrang, Chairil Damis mengatakan salah satu syarat penerbitan surat izin untuk apotek, harus pernah dikunjungi oleh tim dari Dinas Kesehatan.

"Peninjauan itu tentu akan memperhatikan layak tidaknya sarana dan prasarana yang dipakai mengoperasikan apotek tersebut," tuturnya dalam rilis yang diperoleh TribunPinrang.com, Rabu (11/4/2018).

Baca: Dinkes Makassar Wajibkan Apotek Terapkan SIPPNAB, Ini Tujuannya

Baca: Sudah Dilarang, Masih Ada Juga Apotek di Pinrang Pajang Albothyl

Chairil menyebutkan, ada beberapa persyaratan berkas yang harus dipenuhi sebelum pihaknya turun untuk meninjau.

"Persyaratan berkas tersebut meliputi Foto Copy KTP Pemilik, Foto Copy Surat izin Kerja Apoteker, Surat Pernyataan kesediaan bekerja Apoteker Pengelola Apotik, Surat penyataan dari apoteker pengelola apotik bahwa tidak bekerja tetap pada perusahaan farmasi lain dan tidak menjadi apoteker pengelola apotek lain," tuturnya.

Selain itu, lanjut Chairil, dibutuhkan pula foto copy Surat Tanda Registrasi Apoteker yang masih berlaku, Akta Perjanjian Kerja sama yang disahkan oleh Notaris (Khusus apotik milik pihak lain).

Surat perjanjian kerjasama antara Apoteker pengelola apotik dan pemilik sarana apotik, Denah bangunan apotik, Surat keterangan dari puskesmas setempat, Surat keterangan dari kepala desa/lurah diketahui camat serta pas foto ukuran 3x4 cm sebanyak tiga lembar.

"Semua syarat berkas tersebut harus dipenuhi, agar bisa diteruskan untuk kemudian diadakan kunjungan langsung guna menilai layak tidaknya apotik itu diberikan izin beroperasi," jelasnya.

Ia menambahkan, hal itu dilakukan untuk melindungi hak-hak konsumen sehingga tidak beroperasi dengan ilegal. "Tentunya hal ini juga dilakukan agar tidak membahayakan konsumen pengguna obat," ujarnya.(*)

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help