Belum Ada Hotel Miliki Sertifikat Dapur Halal di Enrekang, Legislator PKS Ini Minta Pemda Bertindak

Sebab, sertifikat dapur halal sangat dibutuhkan sebagai jaminan perlindungan bagi konsumen atau pengunjung.

Belum Ada Hotel Miliki Sertifikat Dapur Halal di Enrekang, Legislator PKS Ini Minta Pemda Bertindak
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Bendahara PKS Enrekang, Andi Aswan 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Belum adanya hotel di Kabupaten Enrekang yang memiliki sertifikat dapur halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel mendapat sorotan dari Legislator PKS Enrekang, Andi Aswan.

Menurutnya, sebagai daerah yang agamis seharusnya setiap hotel harus memiliki sertifikat dapur halal sebagai jaminan bagi konsumennya.

"Wah itu seharusnya hotel harus punya karena ini soal jaminan halal bagi kita masyarakat muslim," kata Andi Aswan kepada TribunEnrekang.com, Rabu (11/4/2018).

Ia menjelaskan, seharusnya pemerintah daerah maupun Majelis Ulama Indoensia (MUI) bisa turun tangan agar mengkaji hal tersebut.

Baca: Pengelolah Hotel di Kota Enrekang Belum Tahu Soal Sertifikat Dapur Halal

Jika memang berdasarkan aturan yang ada diwajibkan, maka Pemda dan MUI harus turun memberikan sosialisasi dan pemahaman ke pengelolah hotel.

Sebab, sertifikat dapur halal sangat dibutuhkan sebagai jaminan perlindungan bagi konsumen atau pengunjung.

Khususnya, bagi para ummat muslim yang butuh kejelasan dan jaminan terkait status kehalalan makanan yang mereka konsumsi.

"Pemda harusnya bisa sosialisasikan ke hotel, karena kebanyakan hotel pasti tak tahu soal itu, kalau ternyata sudah disosialisasikan namun tak digubris baru beri tegurab ke pihak hotel," ujarnya.

Di Kabupaten Enrekang sendiri terdapat 17 hotel yang beroperasi, tapi tak satupun yang memiliki sertifikat dapur halal.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help