Liga 2 Bergulir Akhir April 2018

Dikatakan, Liga 2 2018 akan diikuti 24 klub yang akan terbagi menjadi dua grup, yakni grup barat dan grup timur.

Liga 2 Bergulir Akhir April 2018
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Chief Operating Officer (COO) PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Tigor Shalomboboy bersama tim melakukan verifikasi kelayakan stadion Mattoanging Andi Matalatta Makassar, selasa (6/2/2018). Usai Verifikasi beberapa aspek penting yang harus dipenuhi, di antaranya Penerangan, lapangan, fasilitas ruang ganti pemain, wasit, bench hingga tribun. tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Setelah bergulirnya Go-Jek Liga 1 2018, PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan menggelar kompetisi Liga 2 2018. Kompetisi kasta kedua tersebut, rencananya akan diputar mulai akhir April 2018.

Demikian penjelasan dari Chief Operating Officer (COO) PT LIB, Tigorshalom Boboy.

“Rencananya pertandingan pembuka akan dihelat pada 21 April 2018 di Solo, Jawa Tengah. Laga pembuka Liga 2 2018 tersebut mempertandingkan antara Persis Solo melawan Semen Padang,” jelas Tigor seperti dikutip dari rilis LIB, Senin (9/4/2018).‎

Dikatakan, Liga 2 2018 akan diikuti 24 klub yang akan terbagi menjadi dua grup, yakni grup barat dan grup timur. Masing-masing grup berisi 12 klub. “Pertimbangan utama pembagian grup berdasarkan posisi geografis klub,” ujarnya.

Baca: Manajemen PSM Kembali Pertanyakan Sisa Subsidi Liga 2017

Baca: PT UPC Sidrap Bayu Energi Resmi Jadi Sponsor, Sidrap United Makin Optimis ke Liga 2

Dari draf regulasi yang sudah dibagikan ke klub, disebutkan akan ada lima babak dalam kompetisi Liga 2 2018.

Kelimanya adalah babak pendahuluan, perempatfinal, semifinal, play-off perebutan tempat ketiga, dan final.

Dalam regulasi berikutnya juga dijelaskan bahwa klub pemenang dalam babak final dinyatakan sebagai juara Liga 2 2018. Kemudian klub juara, peringkat 2 dan peringkat 3, mendapatkan hak untuk promosi ke kompetisi Liga 1 2019.

Halaman
1234
Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help