Kasus Utang Pemkab Mamuju, Razman Tanggapi Ciutan Hotman Paris Hutapea

Dalam sebuah video yang diunggah di akun intagram @hormanparisofficial, mengatakan pihak kepolisian tidak serius

Kasus Utang Pemkab Mamuju, Razman Tanggapi Ciutan Hotman Paris Hutapea
nurhadi/tribunsulbar.com
Razman Arif Nasution, saat berada di ruangan Dirkrimum Polda Sulbar mendapingi Klien tersangka kasus utang piutang di Pemkab Mamuju, Jumat (6/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Razman Arif Nasution, pengacara mantan bendahara Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten Mamuju, Abdul Gafur, yang jadi tersangka dalam kasus utang piutang di Pamkab Mamuju, menanggapi pernyataan Horman Paris Hutapea, yang menilai adanya perlambatan penanganan kasus tersebut.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun intagram @hormanparisofficial, mengatakan pihak kepolisian tidak serius atau melakukan perlambatan penanganan kasus peminjaman uang kepada masyarakat atas nama institusi dan pribadi.

Sehingga Hotman meminta Kepala Propam Mabes Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan, usai mendapat aduan dari salah seorang korban bernama Rusdina di Kopi Johny di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Saya sekarang berada di tempat penyidik Polda Sulbar yang menangani kasus Gafur yang dilaporkan saudara Rusdina. Ternyata setelah saya cek tidak ada proses perlambatan yang disengaja pihak kepolisian. Tidak perlu ada Propam dan KPK karena dengan turunnya saya ternyata tidak seperti yang digambarkan," kata pengacara berdarah Batak itu dihadapan para penyidik Subdit II Dirkrimum Polda Sulbar.

"Pun saya berterima kasih kepada bang Hotman, karena pernyataan itu ada klien yang datang menemui saya. Saya percaya bahwa Polda Sulbar dibawah kepemimpinan Pak Baharudin Djafar, para Kasubdit, Wadir dan Direktur akan bekerja Profesiona," ujarnya menambahkan.

Ia percaya, bahwa Polda Sulbar akan melakukan proses kepada siapa saja yang terbukti bersalah dalam perkara tersebut.

"Saya juga baru tahu, Pak Baharudin Djafar adalah Kapolda Sulbar, dia adalah kawan saya sejak di Medan. Saya tahu persis bagaimana dia, orangnya tegak lurus, tidak dapat diintervensi oleh siapaun. Saya yakin dia tahu bagaimana menegakkan amar ma'ruf," tuturnya

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved