Air Mancur Menari CPI Makassar Diresmikan, Tonton Gratis Tiap Malam Ini

Air mancur ini diberi nama Wae Sabbe to Malebbi air sutra yang berarti perempuan anggun.

Air Mancur Menari CPI Makassar Diresmikan, Tonton Gratis Tiap Malam Ini
hasan/tribun-timur.com
Air Mancur Menari CPI 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Warga Makassar tidak perlu lagi jauh jauh pergi ke luar Sulawesi Selatan untuk menyaksikan air mancur menari.

Datang saja ke Kawasan Center Point Of Indonesia (CPI) Makassar, Sulawesi Selatan.

Di lokasi yang berada tepatnya di depan Pantai Losari, Makassar terdapat air mancur.

Air mancur ini diberi nama Wae Sabbe to Malebbi air sutra yang berarti perempuan anggun.

Air mancur ini baru diresmikan Gubernur Sulsel, Jumat (06/04/2018) malam.

Setiap air mancur ini diaktifkan, akan terdengar lantunan lagu sebagai backsound.

Menurut Kepala Dinas Sumber Daya Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprov Sulsel, Andi Darmawan Bintang bahwa
Air mancur ini merupakan yang terbesar di luar pulau jawa setela Purwakarta.

"Untuk air mancur akan dipertontonkan sekali seminggu, tiap Sabtu malam atau malam minggu," kata Andi Darmawan kepada Wartawan.

Bagi masyarakat tak perlu bingung jika tak punya uang. Air mancur ini bisa disaksikan tanpa dibebankan biaya alias gratis.

Darmawan mengatakan CPI adalah kawasan publik. Jadi semua orang berhak masuk tanpa dipungut biaya.

"Ini merupakan inisiatif pak Gub Sulsel untuk memikirkan apa yang terbaik bagi masyarakat. Dia bilang lengkapi ikon lain sehingga orang betah berlama-lama di CPI," sebutnya.

Air mancur bergoyang ini dikerjakan dengan memakan waktu selama 6 bulan. Total anggaran untuk dana pembangunan air mancur Wai Sabbe menghabiskan Rp 6,8 M

Dana sebesar itu dengan rincian Rp 1,3 m untuk konstruksi kolam, Rp 5,3 M peralatan keseluruhan, tetmasuk pompa dan alat penunjang.

Soft ware dari Cina, peralatan dari Surabaya. Air mancur ini menggunakan pemakaian listrik sekitar 300 ribu watt. Cukup rendah karena hanya berjalan 30 menit sampai 45 menit.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved