TribunTimur/
Home »

Lutra

Guru Sukarela Belum S1 di Luwu Utara Bakal Dibantu Biaya Kuliah Rp 300 Ribu Per Bulan

Untuk sedikit meringankan beban biaya, guru sukarela yang akan kuliah diberikan tambahan penghasilan Rp 300 ribu per bulan.

Guru Sukarela Belum S1 di Luwu Utara Bakal Dibantu Biaya Kuliah Rp 300 Ribu Per Bulan
chalik/tribunlutra
Kepala Dinas Pendidikan Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jasrum 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Tidak ada lagi guru di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, yang tak menyandang gelar sarjana (S1) di tahun 2020.

Hal itu menurut Kepala Dinas Pendidikan Luwu Utara, Jasrum, adalah kebijakan pusat yang telah diatur dalam UU dan Permendikbud.

Olehnya itu, guru sukarela dan honorer di Luwu Utara yang belum sarjana diwajibkan kuliah.

"Berdasarkan informasi dari pusat bahwa tahun 2020, guru yang belum S1 atau tidak boleh lagi mengajar berdasarkan UU dan Permendikbud," ujar Jasrum, Kamis (5/4/2018).

Baca: Duh, Sebulan Polres Luwu Utara Tangani hingga 50 Kasus Kriminalitas

Untuk sedikit meringankan beban biaya, guru sukarela yang akan kuliah diberikan tambahan penghasilan Rp 300 ribu per bulan.

"Data guru yang belum S1 akan diambil dari Dapodik. Kenapa Dapodik karena kita juga mau memastikan guru tersebut masih aktif mengajar," kata Jasrum.

Dinas Pendidikan Luwu Utara telah berkoordinasi dengan beberapa perguruan tinggi untuk membuka kelas kerjasama.

"Itu kami lakukan supaya memudahkan guru dan mereka juga tetap bisa mengajar sambil kuliah tanpa harus ke Palopo, Makassar, atau daerah lain," jelasnya.(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help