Ombudsman Terlibat Seleksi Calon Anggota Polri, Ini Permintaan LBH Mandar Yustisi

Muhammad Yusuf mengatakan, hal tersebut tentu merupakan sesuatu yang sangat positif jika lembaga sekaliber Ombudsman

Ombudsman Terlibat Seleksi Calon Anggota Polri, Ini Permintaan LBH Mandar Yustisi
nurhadi/tribunsulbar.com
Muhammad Yusuf.

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar) dilibatkan langsung dalam sistem pengawasan pelaksanaan seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2018.

Keterlibatan Ombudsman dalam proses rekrutmen tersebut, membuat Sekertaris LBH Mandar Yustisi, Muhammad Yusuf angkat bicara, ia meminta Ombudsman agar bekerja lebih fokus dan menunjukkan kerja ekstra dalam keterlibatannya pada proses seleksi tersebut.

Muhammad Yusuf mengatakan, hal tersebut tentu merupakan sesuatu yang sangat positif jika lembaga sekaliber Ombudsman bisa terlibat dalam proses seleksi anggota Polri.

"Keterlibatan Ombudsman itu bisa memberi jaminan akan proses seleksi anggota Polri bakal berjalan sesuai aturan yang berlaku," kata Yusuf.

Meski demikian, kata dia, Ombudsman mesti bekerja lebih ekstra lagi dalam keikutsertaannya pada proses seleksi itu.

"Artinya apa, di tengah bertumpuknya aduan masyarakat atau temuan Ombudsman pada sejumlah dugaan maladministrasi di banyak tempat, secara bersamaan, mereka juga harus aktif pada sistem pengawasan seleksi anggota Polri. Kami tentu berharap, Ombudsman bisa tetap fokus untuk setiap tugas, tanggungjawab tersebut," ujarnya.

Ia berharap, Ombudsman Sulawesi Barat dapat tampil tegas dalam proses keterlibatan mereka mengawasi penerimaan tersebut, layaknya Ombudsman saat menangani kasus dugaan maladministrasi yang sebelum-sebelumnya telah ditangani.

"Selama ini Ombudsman cukup garang kalau menemukan atau menerima laporan dugaan maladministrasi. Kita tentu berharap, hal serupa juga bisa ditampilkan Ombudsman dalam keterlibatannya di seleksi penerimaan anggota Polri di Sulbar. Ombudsman yang tanpa kompromi dalam setiap dugaan maladministrasi,"tutur Muhammad Yusuf.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help