Wakil Wali Kota Yogyakarta Promosi Wisata di Makassar

Dinas Parawisata Kota Yogyakarta terus berupaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun dalam negeri.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Promosi Wisata di Makassar
HASRUL
Wakil Walikota Yogyakarta, Drs Heroe Poerwadi MA saat menghadiri Tabel Top Jogja 2018 di Grand Clarion Hotel Makassar, Selasa (3/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Dinas Parawisata Kota Yogyakarta terus berupaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun dalam negeri.

Hal tersebut terlihat dengan kehadiran mereka di Makassar tepatnya di Grand Clarion Hotel Makassar dalam acara Tabel Top Jogja 2018, Selasa (3/4/2018).

Pada acara tersebut Dinas Parawisata Kota Yogyakarta memperkenalkan destinasi wisata mereka termasuk perguruan tinggi dan tentunya kuliner.

Sebagai bentuk keseriusan mereka untuk menarik wisatawan dari Sulawesi Selamat (Sulsel), Wakil Walikota Yogyakarta, Drs Heroe Poerwadi MA datang langsung dalam kegiatan tersebut.

abdiwan muhammad
Attachments7:22 PM (2 hours ago)
to me 
Dinas Parawisata Kota Yogyakartamenggelar Table top Jogja Day 2018 di Grand Clarion Hotel Makassar, Selasa (3/4/2018). Kegiatan ini untuk terus berupaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun dalam negeri di daerah Istimewa Jogjakarta.
abdiwan muhammad Attachments7:22 PM (2 hours ago) to me Dinas Parawisata Kota Yogyakartamenggelar Table top Jogja Day 2018 di Grand Clarion Hotel Makassar, Selasa (3/4/2018). Kegiatan ini untuk terus berupaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun dalam negeri di daerah Istimewa Jogjakarta. (abdiwan/tribuntimur.com)

Bahkan dalam sambutannya, Heroe Poerwadi mengatakan, Makassar dan Jogja memiliki hubungan spesial, dimana di Jogja ada kampung diberi nama 'Daeng' termasuk prajurit keraton Jogja.

"Makassar dan Jogja itu memiliki hubungan yang erat, hingga saat ini prajurit keraton Jogja ada barisan khusus Daeng dan kampung nya juga ada, namanya kampung Daeng," ungkap Heroe Poerwadi.

Ia pun mengajak dan meminta masyarakat Sulawesi Selatan berkunjung ke Jogja untuk melihat pakaian khas Prajurit Keraton yang diberi nama Daeng khususnya saat perayaan hari besar Islam.

"Saat Maulid Nabi, Idul Fitri dan Idul Adha prajurit Keraton Jogja barisan Daeng ini tampil, ini bukti bahka kita memiliki hubungan yang baik," katanya.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help