Lahan Pengembangan Wisata Bira Timur Diklaim Warga, Ini Kata Kadis Pariwisata Bulukumba

Menurut Ali Saleng, tanah yang diklaim oleh sekelompok masyarakat tersebut merupakan tanah pemda dan telah bersertifikat.

Lahan Pengembangan Wisata Bira Timur Diklaim Warga, Ini Kata Kadis Pariwisata Bulukumba
firki/tribunbulukumba.com
Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Bulukumba, Muh Ali Saleng. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Meski lahan pembangunannya di klaim oleh warga Dusun Tanetang, Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), pengembangan kawasan wisata Bira Timur bakal tetap dilaksanakan.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba, Muh Ali Saleng, kepada TribunBulukumba.com, Senin (2/4/2018).

Menurut Ali Saleng, tanah yang diklaim oleh sekelompok masyarakat tersebut merupakan tanah pemda dan telah bersertifikat.

Bahkan, kata Ali Saleng, sebagian masyarakat justru mendesak pemda untuk segera mewujudkan kawasan pariwisata baru di kaki pulau Sulawesi itu.

"Bira Timur tetap jalan. Tidak mempengaruhi pembangunan. Karena klaim-klaim sebagian masyarakat juga tidak dapat ditunjukkan dengan bukti," ujar Ali Saleng.

Ali Saleng memastikan, pengembangan pariwisata di Bira Timur bakal dilakukan mulai tahun ini.

Rencananya, dana pembangunan kawasan tersebut sebagain besar menggunakan dana bantuan pemerintah provinsi Sulsel.

"Kalau ada yang mengklaim silakan. Bira Timur itu kawasan pemerintah daerah, milik pemerintah daerah, di atas lahan kurang lebih 20 hektare dan bersertifikat," tambahnya.

Sebelumnya, Sejumlah warga Dusun Tanetang, Desa Bira, mengadu ke Komisi A DPRD Bulukumba, beberapa waktu lalu.

Kedatangan mereka untuk menagih jatah tanah yang dibagikan Pemkab Bulukumba di kawasan Bira Timur.

Informasi yang dihimpun TribunBulukumba.com, pembagian jatah tanah itu dijanjikan sejak tahun 2004, di masa pemerintahan Bupati HA Patabai Pabokori.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved