193.890 Penunggak Pajak di Sulselbartra, Sebanyak Ini Tagihannya

Denda diperuntukkan untuk WP pribadi yang melewati masa deadline pelaporan

193.890 Penunggak Pajak di Sulselbartra, Sebanyak Ini Tagihannya
Ilustrasi pajak(THINKSTOCK) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kantor Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara (Sulselbartra) memberi sanksi denda kepada Wajib Pajak (WP) yang telat melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT).

Denda diperuntukkan untuk WP pribadi yang melewati masa deadline pelaporan pada Sabtu (31/3/2018), pukul 24.00 Wita.

Kepala Seksi Kerja Sama dan Humas Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulselbartra Agie Sugiha menuturkan, per 31 Maret ada 487.014 pelaporan dari 738.444 WP yang terdiri dari WP badan dan WP orang Pribadi.

"Presentase kepatuhan di angka 65,95 persen. Meski tak sampai dengan rasio kepatuhan yang ditarget hingga 80 persen, namun setidaknya ada peningkatan sekitar 14,19 persen dibanding tahun lalu," ujar Agie sapaanya, via telepon, Minggu (1/4/2018)

Baca: Segini Wajib Pajak Pribadi di Makassar yang Terancam Didenda Rp 100 Ribu

Khusus WP orang pribadi ada sekitar 475.855 yang melapor dari 669.745 WP.

Artinya ada sekitar 193.890 WP orang pribadi yang bakal didenda senilai Rp 100 ribu.

"Pertumbuhan pencapaian SPT WP orang pribadi per 31 Maret di angka 475.855 naik 14 persen dari tahun lalu yang hanya 417.424 laporan," katanya.

Bila dikalkulasi, denda yang ditagih DJP Kanwil Sulselbartra sekitar Rp 19,38 miliar.

"Alhamdulillah prediksi kita dapat lebih 65% tercapai.

Tidak lain sosialisasi yang kita lakukan sudah sangat gencar. Tinggal pembinaan terhadap WP yang belum lapor tepat waktu," katanya.(*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help