Pilkada Jeneponto

Berpolemik, Panwas Sebut Polres Jeneponto Terlalu Jauh Campuri Persoalan APK

Tim LO empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Jeneponto telah dipertemukan Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto

Berpolemik, Panwas Sebut Polres Jeneponto Terlalu Jauh Campuri Persoalan APK
muslimin/tribunjeneponto.com
APK empat pasangan calon Bupati Jeneponto terpasang di Jl Pahlwan, Kecamatan Binamu, terpantau Kamis (29/03/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muslimin Emba

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Tim LO empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Jeneponto telah dipertemukan Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto di Aula Mapolres Jeneponto, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binamu, Jumat kemarin.

Pertemuan itu membahas pemasangan Alat peraga kampanye (APK) yang menuai sorotan lantaran satu dari APK paslon dianggap menyudutkan pasangan calon lainnya.

Hadir dalam pertemuan itu sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jeneponto, diantaranya Plt Sekkab Jeneponto Syafruddin Nurdin dan Dandim 1425 Jeneponto Letkol ARH Sugiri.

Namun, dalam pertemuan itu, pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jeneponto tidak menghadiri pertemuan itu.

Alasannya, pihak Polres Jeneponto selaku mediator pertemuan, oleh Panwas Jeneponto dianggap terlalu jauh mencampuri urusan teknis pelaksanaan Pilkada Jeneponto.

"Itu Polres juga terlalu jauh mencampuri persoalan APK, tidak boleh, tugasnya Polres itu keamanan saja tidak usah urus-urusi persoalan APK. Makanya saya tidak hadir," kata Ketua Panwas Jeneponto Saiful kepada TribunJeneponto.com, Sabtu (31/03/2018).

Alasannya, muenurut Saiful, pihaknya sejauh ini telah menerima laporan terkait dugaan APK salah satu paslon yang dianggap menyudutkan pasangan calon lain.

"Kan kita sudah terima laporannya, jadi sudah berproses karena kita harus kaji dulu. Dan paling lambat lima hari kedepan kita keluarkan rekomendasi," ujar Saiful.

Akibat tulisan di APK salah satu calon yang bertuliskan "Coblos satu saja, kalau dua, tiga apalagi empat itu batal" ke empat tim LO pasangan calon sepekat untuk menurungkan semua APK yang telah dipasang.

Namun, dalam pelaksanaan kesepakataan itu belum dapat ditentukan waktu penurunan dan siapa yang akan melakukan penurunan.

Selain itu, pengganti APK yang rencana diturungkan juga belum menemui kesepakatan dari pihak penyelenggara KPU Jeneponto selaku penyedia APK.

Kontestasi Pilkada Jeneponto diikuti sedikitnya empat pasangan calon. Mereka yaitu, Mulyadi Mustamu-Muh Kasmin Makkamula, Muhammad Syarif-Andi Thahal Fasni, Iksan Iskandar-Paris Yasir dan Baharuddin Baso Jaya-Isnaad Ibrahim. (*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved