Harga Pertalite Naik, Antrean Panjang Pengisian Premium Meluber hingga ke Jalan Poros Jeneponto

Pihak Pertamina menaikkan harga pertalite dari Rp 7.800 naik menjadi Rp 8 ribu, Senin (26/03/2018) kemarin.

Harga Pertalite Naik, Antrean Panjang Pengisian Premium Meluber hingga ke Jalan Poros Jeneponto
MUSLIMIN
Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU Sinar Sukses Turatea, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Rabu (28/03/2018) pukul 11.35 Wita. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU Sinar Sukses Turatea, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Rabu (28/03/2018) pukul 11.35 Wita.

Panjang antrean terlihat meluber hingga keluar ruas jalan poros Jeneponto-Takalar.

Tumpukan kendaraan roda dua dan empat itu terlihat untuk pengisian bahan bakar minyak jenis premium. Sementara untuk jenis pertalite dan pertamax terlihat lengan.

"Lamama ini diluar menunggu, banyak yang cari premium karena naikmi itu pertalite saya dengar," kata Saking (39) pengemudi angkot yang antri ditemui luar areal SPBU.

Pihak Pertamina menaikkan harga pertalite dari Rp 7.800 naik menjadi Rp 8 ribu, Senin (26/03/2018) kemarin.

Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU Sinar Sukses Turatea, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Rabu (28/03/2018) pukul 11.35 Wita.
Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU Sinar Sukses Turatea, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Rabu (28/03/2018) pukul 11.35 Wita. (MUSLIMIN)

"Kemarin-kemarin sempatji juga pakai Pertalite tapi kan naikmi, jadi mau tidak mau antre saja apalagi sepi penumpang," ujar Saking.

Ia pun berharap agar pihak Pertamina mengkaji ulang kebijakan kenaikan harga Pertalite itu.

"Susah kita ini kasihan, apalagi sekarang penumpang juga tidak terlalu ramai, manami untuk bensing manami yang mau dibawa ke rumah," tuturnya.

SPBU Sinar Sukses Turatea tiap harinya mendapat pasokan bahan bakar minyak Premium dan Pertalite sebanyak delapan hingga 16 ton. Sedangkan untuk jenis Pertamax 16 ton dalam sepekan.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help