VIDEO ON DEMAND

VIDEO: Polisi di Bulukumba Bingung saat Amankan Aksi Demo, Ini Sebabnya

Polisi yang menjaga pengunjuk rasa tampak bingung sesaat karena sementara menjaga pengunjuk rasa yang saat itu menyandera sebuah truk.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Polisi Lalulintas Polres Bulukumba Sulawesi Selatan tampak kebingunan mengamankan pengunjuk rasa di Teko, Jl Sultan Hasanuddin, Bulukumba, Selasa (27/3/2018).

Pengunjuk rasa dari yang berasal dari aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bulukumba dan PMII Cabang Bulukumba.

Saat polisi menjaga aksi unjuk rasa, tiba-tiba sejumlah pengendara sepeda motor dan kendaraan mobil pengantar jenazah melintas di depan lokasi aksi unjuk rasa.

Polisi yang menjaga pengunjuk rasa tampak bingung sesaat karena sementara menjaga pengunjuk rasa yang saat itu menyandera sebuah truk.

Baca: Segini Jumlah Lakalantas di Bulukumba Januari-Maret 2018

Lalu tiba-tiba pengendara pengantar jenazah muncul dari arah berlawanan.

Untungnya, para aktivis mahasiswa menghentikan aksinya sejenak lalu memberi kesempatan kepada pengantar jenazah lewat.

Aksi mahasiswa ini menyoroti tim seleksi calon anggota komisioner KPU Bulukumba karena mereka menduga hasil ujian ganjil.

" Kami anggap ganjil karena ada calon peserta yang lolos sementara yang lainnya juga memiliki nilai yang sama," kata Ferdi Ansar salah seorang pengunjukrasa.

Nama calon anggota komisioner yang tidak lolos itu adalah Muh Idil Akbar sementara yang calon komisioner KPU yang dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya juga memiliki nilai yang sama, jelas Ferdi. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help