Ini Alasan PTPN XIV Tak Mau Tinggalkan Enrekang

Pasalnya, pihak eksekutif dalam hal ini Pemda Enrekang sudah beberapa kali mengeluarkan surat rekomendasi untuk menghentikan aktivitasnya

Ini Alasan PTPN XIV Tak Mau Tinggalkan Enrekang
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Pansus DPRD Enrekang memanggil Direksi PTPN XIV untuk memberikan klarifikasinya terkait operasionalnya di Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Pansus DPRD Enrekang memanggil Direksi PTPN XIV untuk memberikan klarifikasinya terkait operasionalnya di Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang.

Rapat dengar pendapat yang dihadiri oleh Pemda Enrekang dan elemen mahasiswa serta tokoh masyarakat digelar di Ruang Sidang DPRD Enrekang, Senin (26/3/2018).

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Enrekang, Disman Duma, menilai pihak PTPN XIV tidak menghargai Pemerintah daerah (Pemda) Enrekang.

Pasalnya, pihak eksekutif dalam hal ini Pemda Enrekang sudah beberapa kali mengeluarkan surat rekomendasi untuk menghentikan aktivitasnya, namun tak diindahkan.

"PTPN ini kelihatannya tidak menghargai Pemda, karena sudah berulang kali Pemda surati untuk hentikan aktivitasnya tapi masih saja jalan terus," kata Diman Duma.

Hal senada juga disampaikan oleh Legislator Gerindra Enrekang, Mustain Sumaele.

Menurutnya, seharusnya pihak PTPN XIV menghentikan aktivitasnya di Kecamatan Maiwa, karena izin Hak Guna Usahanya (HGU) sudah berakhir sejak 2003 lalu.

"Kalau PTPN XIV taat hukum, harusnya menghentikan kegiatan mereka disana sampai ada kesepakatan dengan semua pihak," ujarnya.

Sementara Sekretaris Direksi PTPN XIV, Jemmy Jaya, mengatakan masih beroperasinya mereka di Kecamatan Maiwa karena menjalankan amanah undang-undang, untuk tetap mengelola aset milik negara.

Apalagi, lanjut Jemy, PTPN XIV masih tercatat sebagai aset negara dan pihaknya sudah mengajukan izin HGU sejak tahun 2001 lalu, namun belum direspon.

"Selain itu, ada surat kementrian BUMN 2009 untuk tetap mengoptimalkan lahan negara yang ada," tuturnya.

Ia menambahkan, salah satu visi PTPN adalah memberdayakan masyarakat dan olehnya itulah pihaknya berjanji akan wujudkan itu lewat pengembangan kelapa sawit.

Keberadaan PTPN XIV di Kecamatan Maiwa sudah beberapa kali diprotes warga dan mahasiswa dengan melakukan unjuk rasa.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved