Grebek Lokasi Tambang, Kapolres Jeneponto: Tak Tahu Punya Siapa?

Terlihat Hery Susanto bersama sejumlah personel Satreskrim Polres Jeneponto di lokasi yang diberi caption," patroli sambil grebek".

Grebek Lokasi Tambang, Kapolres Jeneponto: Tak Tahu Punya Siapa?
ist
Screenshot live facebook pemilik akun Hery Susanto saat mendatangi lokasi tambang di sekotar kampung Talajoko, Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto, Minggu (26/03/2018). 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU -Polres Jeneponto mendatangi lokasi tambang galian C di Kampung Talajoko, Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto.

"Iya ada, jadi kita suruh berhenti dulu aktivitasnya karena katanya ada izinnya, tapi masih dicari," kata Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto dikonfirmasi via telepon selularnya, Senin (26/03/2018) sore.

Pihaknya mengaku telah mengamankan sejumlah alat berat yang beroperasi di lokasi tambang.

"Iya sementara alat bertanya ini, alat beratnya masih disana rusak itu," terang Hery.

Saat berada di lokasi galian tambang, Heri Susanto menyempatkan diri untuk live facebook melalui akun pribadinya Hery Susanto.

Video berdurasi tiga menit 48 detik itu memperlihatkan bagaimana aktivitas pengerukan tebing yang ada di lokasi tambang tersebut.

Terlihat Hery Susanto bersama sejumlah personel Satreskrim Polres Jeneponto di lokasi yang diberi caption," patroli sambil grebek".

Namun, saat ditanya pemilik tambang yang tersebut, Hery Susanto mengaku tidak tahu.

"Belum jelas juga siapa pemiliknya karena kemarin kita datang semua pada lari, sampai jam 10 malam saya kemarin itu baru sampai di rumah," ujarnya.

Selain itu di sekita kampung Talajoko, pihaknya juga mengaku telah mengamankan sejumlah alat berat tambang yang berlokasi di Jl Abdul Jalil Sikki, Kecamatan Binamu.

"Kalau (alat berat) yang di Polres itu kita amankan dari tambang yang ada di belakang Kodim itu, dan yang tangani itu dari Polda," kata Hery.

Alat berat yang disita atau pun pemberhentian operasional tambang oleh Polres Jeneponto berlaku hingga pemilik tambang mampu menunjukkan izin operasinya.

"Ya kalau ada izinnya kita bebaskan, kalau tidak ada kita tahan terus," tutur mantan Kapolres Bombana itu.

Pihaknya enggan menyebut secara rinci jumlah alat berat dan pemilik tambang yang telah dimintai keterangan.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved