Dua Institusi Ini Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat di Pappalluang Jeneponto

Menurutnya, akses warga di dusun Bontoparang ke pusat desa Pappalluang terputus pasca ambruknya jembatan.

Dua Institusi Ini Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat di Pappalluang Jeneponto
muslimin/tribunjeneponto.com
Personel Kodim 1425 Jeneponto dan personel Polres Jeneponto membangun penyeberangan darurat di samping jembatan ambruk Desa Pappalluang, Kecamatan Bangkala Barat, Jeneponto, Senin (26/03/2018) siang. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BANGKALA BARAT - Personel Kodim 1425 Jeneponto dan personel Polres Jeneponto membangun penyeberangan darurat di samping jembatan ambruk Desa Pappalluang, Kecamatan Bangkala Barat, Jeneponto, Senin (26/03/2018) siang.

"Tadi pagi anggota kita dari Koramil Bangkala bersama personel Polsek Bangkala dibantu warga membuat jembatan setidaknya untuk pejalan kaki dan pengendara roda dua," kata Dandim 1425 Jeneponto Letkol ARH Sugiri.

Orang nomor satu dijajaran Kodim 1425 Jeneponto itu turung lansung bersama warga dan personel lainnya menyekop material tanah untuk timbunan.

Menurutnya, akses warga di dusun Bontoparang ke pusat desa Pappalluang terputus pasca ambruknya jembatan.

"Kan ada satu dusun itu yang tidak terakses, penduduknya ada 100 KK, kasian anak sekolah kalau tidak dibangunkan jembatan darurat karena sekolahnya di pusat desa," ujar Sugiri.

Pembangunan penyebrangan darurat itu terbuat dari konstruksi papan dan kayu balok.

"Tadi siang dilanjut sama anggota Koramil, mungkin sudah bisa digunakan sebentara malam atau besok pagi," terangnya.

Selain penghubung antar dusun, jembatan yang ambruk Minggu kemarin itu juva merupakan penghubung kabupaten Jeneponto ke kabupaten Gowa.

Terdapat 345 KK yang mendiami desa Pappalluang. Jaraknya dari ruas jalan poros Jeneponto sejauh 27 kilometer.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help