BNI-BTN Masih Tahan Suku Bunga KPR, Ini Alasannya

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) masih melihat pergerakan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) masih akan stabil di 2018.

BNI-BTN Masih Tahan Suku Bunga KPR, Ini Alasannya
DOK TRIBUN TIMUR
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bank Indonesia (BI) menahan bunga 7 day reverse repo rate sebesar 4,25 persen.

Bunga acuan bertahan kendati bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed) menaikkan bunga acuannya sebanyak 25 basis poin (bps).

Tak berubahnya bunga acuan dalam negeri menjadi alasan bankir untuk mengamati tren suku bunga, terutama bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) masih melihat pergerakan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) masih akan stabil di 2018.

Pimpinan BNI Wilayah Makassar, Edy Awaludin yang dihubungi menuturkan, BNI optimistis BI dapat menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) meskipun The Fed menaikkan suku bunga.

Baca: BNI Wilayah Makassar Perbesar Porsi KPR, Fokus Subsidi

"Sehingga diperkirakan akan suku bunga KPR relatif stabil atau tidak mengalami perubahan signifikan di tahun 2018," katanya, Senin (26/3/20108).

Namun, BNI tetap akan memantau perkembangan suku bunga BI ke depannya.

Dan akan segera melakukan penyesuaian jika dibutuhkan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help