Begini Perkembangan Kasus Anak Dicabuli Ayah Tiri di Bulukumba

Rosmina menjelaskan, pelaku dikenakan Undang-undang perlindungan anak, pasal 81 dan 82 dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

Begini Perkembangan Kasus Anak Dicabuli Ayah Tiri di Bulukumba
firki/tribunbulukumba.com
Kepala Unit (Kanit) Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba, Aipda Rosmina, 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, KAJANG - Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus pencabulan terhadap anak tiri di Kelurahan Laikang, Kecamatan Kajang, Bulukumba, Sulsel, telah dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba.

Hal tersebut disampaikan Kepala Unit (Kanit) Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba, Aipda Rosmina, saat ditemui TribunBulukumba.com, Senin (26/3/2018).

Ayah tiri korban, SR, resmi ditetapkan menjadi tersangka berdasarkan saksi dan bukti yang diterima Polres Bulukumba.

"Sekarang sudah ditahan, SPDP-nya juga sudah dikirim ke Kejaksaan pekan lalu," ujar Aipda Rosmina.

Rosmina menjelaskan, pelaku dikenakan Undang-undang perlindungan anak, pasal 81 dan 82 dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

Sebelumnya, remaja berinisial RA (14), warga Kelurahan Laikang, diperkosa ayah tirinya berinisial SR hingga hamil.

Aksi bejatnya tersebut baru terungkap pasca RA (14) melahirkan dirumah kerabatnya, di Jl Andi Tonro, Kelurahan Pabbaeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Kota  Makassar.

RA kemudian melaporkan hal tersebut ke Mapolres Bulukumba, Rabu (14/2/2018).

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved